Ragam Cara Mengomunikasikan AKB: Optimalisasi Ruang Digital
PRINDONESIA.CO | Rabu, 12/08/2020
Ragam Cara Mengomunikasikan AKB: Optimalisasi Ruang Digital
Melalui aplikasi, stakeholder dapat mengetahui informasi terkini terkait Covid-19.
Dok. Istimewa

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Industri penerbangan, termasuk di dalamnya pengelola bandar udara seperti AP II, menjadi salah satu sektor yang paling terimbas multikrisis pandemi Covid-19. Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, misalnya, yang biasanya 1.000 – 1.500 flight per hari, menukik drastis menjadi hanya 50 flight per hari. Memasuki periode AKB, transportasi publik, termasuk maskapai sudah dapat kembali beroperasi dengan pembatasan dan protokol kesehatan, perlahan angka ini meningkat.

Perubahan kebiajakan itu tentu harus dibarengi dengan pemahaman masyarakat. Hal ini disadari betul oleh AP II. “Kita harus membangun persepsi yang sama dulu bahwa pandemi ini belum berakhir. Maka, penting bagi kita untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujar VP Corporate Communication AP II Yado Yarismano kepada PR INDONESIA via sambungan telepon, Selasa (7/7/2020).

Perubahan ini juga turut mengubah strategi perusahaan yang tadinya business survival initiative menjadi business recovery initiative di masa AKB. Pada saat AP II kembali membuka kantor, namun jumlahnya dibatasi 30 persen saja, konten komunikasi yang dibuat pun berubah. “Yang pasti, setiap pesan harus menunjukkan komitmen perusahaan menomorsatukan keselamatan dan kesehatan seluruh karyawan. Meski ada kebijakan work from anywhere (WFA), karyawan tetap dianjurkan bekerja dari rumah. Selalu mematuhi prosedur dan protokol kesehatan,” ujarnya.

Informasi tersebut dikemas ke dalam beragam bentuk, tapi mudah dipahami dan menarik seperti newsletter, infografis, podcast, hingga video interaktif. Ini dikarenakan 70 persen karyawan AP II didominasi oleh generasi milenial. Produk komunikasi tersebut lantas disebarkan ke berbagai multikanal komunikasi, salah satunya aplikasi internal karyawan, i-Perform. Melalui aplikasi ini, seluruh karyawan dapat saling terkoneksi dan menerima informasi terkini dari manajemen. Aplikasi ini juga dilengkapi oleh performance and productivity monitoring yang diberi nama daily activity monitoring atau Diana.

Tim Corcomm juga turut melibatkan seluruh team leader dari masing-masing unit untuk meneruskan imbauan manajemen terkait sistem kerja baru. Tak ketinggalan, mereka menerbitkan buku saku terkait Covid-19 mulai dari prosedur tracking-racing-detected hingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk setiap level. Termasuk, memuat surat edaran dari regulator dan stakeholders. “Kami rangkum semua perjalanan setiap karyawan disertai protokol kesehatan yang harus mereka penuhi mulai dari sebelum ke kantor, ketika dalam perjalanan, tiba dan selama beraktivitas di kantor, hingga kembali ke rumah,” ujarnya. Hasilnya, survei menunjukkan responden yang merupakan karyawan internal merasa puas dengan komunikasi dan engagement yang dilakukan oleh manajemen selama tiga bulan ini.

 

“Touchless”

Untuk stakeholders eksternal, Yado dan tim mengelompokkannya menjadi tiga bagian. Terdiri dari  corporate customer (maskapai penerbangan), business customer (tenant dan retail), personal customer (penumpang dan pengunjung bandara). “Khusus mitra, kami membangun komunikasi secara personal dibantu oleh unit AP II terkait. Sementara kepada customer, kami lebih banyak memanfaatkan ruang digital. Contoh, Digital Signage LED Screen yang tersedia di setiap area bandara,” ujar Yado seraya menambahkan seluruh fasilitas umum di 19 bandara yang dikelola AP II sudah dibuat minim sentuhan (touchless).  

Jika internal memiliki i-Perform, untuk kalangan eksternal, AP II memiliki Indonesia Airport. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini terkait Covid-19, prosedur hingga regulasi terbaru jika ingin bepergian menggunakan pesawat. Informasi itu juga mereka distribusikan ke seluruh akun media sosial perusahaan disertai contact center. Sehingga, masyarakat dapat dengan cepat terhubung dengan AP 2 apabila masih memerlukan informasi lebih lanjut. (ais/rtn) 

 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI