Cara Udinus Siapkan Talenta PR Berbasis Praktik Nyata
PRINDONESIA.CO | Kamis, 05/02/2026
Cara Udinus Siapkan Talenta PR Berbasis Praktik Nyata
Founder MAW Talk sekaligus CEO PR INDONESIA Asmono Wikan (kanan) ketika menghadiri Dinus Communication Carnival (DCC) 2026.
Dok. Udinus

SEMARANG, PRINDONESIA.CO - Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menegaskan komitmennya dalam menyiapkan talenta public relations (PR) muda yang adaptif dan berdaya saing melalui penerapan Outcome-Based Education (OBE), dalam penyelenggaraan Dinus Communication Carnival (DCC) 2026 pada 27-28 Januari lalu bertemakan “Digital X-Pression: Creativity for Empowerment”.

Sebagai bagian dari implementasi OBE, Expo dan Gelar Karya DCC 2026 menjadi ruang evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa melalui praktik nyata kampanye literasi digital dan creative tourism yang dilaksanakan sejak November 2025 hingga Januari 2026. Sebanyak 20 tim mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus terlibat langsung dalam perancangan dan pelaksanaan program yang menjangkau lebih dari 1.700 siswa SMA/SMK se-Kota Semarang, serta menghasilkan lebih dari 72 publikasi media lintas platform.

Dalam kampanye tersebut, mahasiswa menerapkan kompetensi inti lulusan yang dirancang dalam OBE, mulai dari analisis situasi komunikasi, perumusan strategi dan objektif, produksi pesan kreatif lintas media, hingga pengukuran dampak komunikasi. Pendekatan literasi digital dipadukan dengan creative tourism seperti edukasi etika digital, pengenalan generative AI, dolanan tradisional, kunjungan ke destinasi wisata edukatif, dan pengenalan budaya lokal, sehingga mahasiswa tidak hanya menghasilkan output, tetapi juga menunjukkan outcome pembelajaran yang terukur dan kontekstual.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Udinus Dr. Lisa Mardiana menegaskan, pendekatan tersebut merupakan strategi pembelajaran yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi PR yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. “Melalui DCC 2026, mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya kreatif, tetapi juga strategis dan bertanggung jawab. Kampanye literasi digital dan creative tourism ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar merancang program PR yang terukur, berorientasi dampak, serta memiliki sensitivitas sosial dan budaya,” jelasnya.

Salah satu program kampanye yang dijalankan bertajuk “No Scater Build Future” oleh tim Dragora Project yang berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia. Tujuan kampanye adalah mengedukasi siswa SMA Theresiana 1 Semarang tentang bahaya judi online, dan pentingnya kecerdasan digital. Program lainnya dari Tim COMLIDIA mengangkat tema Etika Penggunaan Generative AI bekerja sama dengan BPSDMP Diskominfo Yogyakarta. Selain itu, kampanye creative tourism juga dieksekusi melalui kerja sama dengan Taman Maerokoco Semarang, untuk mengajak siswa mengenal destinasi wisata lokal sekaligus menghidupkan kembali permainan tradisional.

Bekal untuk Terjun ke Dunia Profesional

Founder MAW Talk sekaligus CEO PR INDONESIA Asmono Wikan mengapresiasi capaian mahasiswa dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus telah menunjukkan kemampuan merancang dan mengeksekusi program PR secara terstruktur. Ia menilai mahasiswa sudah memulai dari analisis situasi, merumuskan objektif komunikasi, mengeksekusi program melalui berbagai kanal media, hingga melakukan pengukuran dampak melalui pre-test dan post-test. “Dalam skala yang lebih sophisticated, mereka telah mampu menyusun dan menjalankan program PR yang terukur dan menjanjikan. Ini merupakan proses pembelajaran yang sangat baik bagi calon praktisi PR,” ujarnya.

Keberhasilan kampanye literasi dan creative tourism dalam DCC 2026 juga didukung oleh kolaborasi dengan 13 mitra. Di antaranya BPSDMP Diskominfo Yogyakarta, Diskominfo Kota Semarang, Bursa Efek Indonesia, Vision Collage Indonesia, Anikura Community (Sanity), Digibook, TVKU, Level Up by Telkom Indonesia, Smartfren, Taman Maerokoco, Taman Budaya Raden Saleh, Semarang Zoo, dan mitra lainnya.

Selain itu, dukungan berbagai mitra industri turut memperkuat penyelenggaraan DCC 2026. Diantaranya adalah MAW Talk, PR INDONESIA, Bank Mandiri, Derma Express Aesthetic Clinic, Larissa Aesthetic Center, PT Sunly Property International, PT Vision Collage Indonesia, MNK Digital, Superskin, IM3 Platinum, Showroom Wijaya Motor, Wings, Unilever, Puninoth Studio, PT Sinar Indah Kertas, Tuk Film, PT Dua Kelinci, Al Fath, Margaria, Ella Skin Care, Ruang Interaksi, Emina, Kahf, FanCo Gallery, Dyriana, Cheers, Warkop Soemini, dan Sandika Natura.

Melalui Dinus Communication Carnival 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komputer Udinus berupaya menyiapkan talenta PR muda melalui pembelajaran berbasis praktik, yang mengintegrasikan literasi digital, kreativitas, dan kepekaan sosial-budaya. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan lulusan komunikasi yang tidak hanya siap industri, tetapi juga mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekosistem digital yang kritis, kreatif, dan beretika. (LTH)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI