Kompetensi Humas MA Diuji
13 December 2019
rizka
0
Kompetensi Humas MA Diuji
Pusdiklat Mahkamah Agung RI mengadakan workshop dan uji kompetensi untuk profesi Humas
Dok. LSPR

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Pelatihan yang berlangsung di Jakarta selama lima hari, 9 - 13 Desember 2019, ini diikuti oleh 90 peserta. Mereka adalah ketua dan wakil ketua pengadilan tingkat provinsi atau pengadilan tingkat banding dari seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan yang menggandeng The London School of Public Relations (LSPR)  ini diawali dengan workshop. Topiknya mengenai media relations. Acara ini diselenggarakan dalam format diskusi panel dengan narasumber founder dan Direktur LSPR Prita Kemal Gani dan mantan Kadiv Humas Polri Komjen Pol. (Purn) Setyo Warsito.

Setyo mengatakan, tugas humas untuk memberikan informasi kepada masyarakat saat ini semakin kompleks. Apalagi jika dilihat dari tantangannya, mulai dari digitalisasi, keterbukaan informasi yang masif, perkembangan masyarakat, mediamorfosis, hingga post-truth. “Uji kompetensi ini mutlak diperlukan,” katanya.

Pernyataan Setyo diamini oleh Prita. Menurutnya, kompetensi yang didapat dari keilmuan dan pengalaman dalam berinteraksi sebagai humas akan mematangkan keterampilan yang bersangkutan baik secara strategis maupun taktis dalam menjalankan fungsinya di lingkungan kerja MA. “Prestasi, kerja keras serta dedikasi kepada profesi sangat layak diapresiasi. Prestasi dan pengalaman ini  dan dapat dijadikan contoh bagi profesi humas lainnya,” ujarnya.

Workshop hari pertama dilanjutkan dengan topik “Strategi Pembentukan Opini Media”. Hadir sebagai narasumber oleh Kantor Staf Presiden Deputy IV Bidang Komunikasi Politik 2014-2019 Eko Sulistyo dan Kepala Sub Direktor Humas Perpajakan Direktorat P2Humas DJP Ani Natalia. Hari berikutnya giliran Sri Ulya Suskarwati mengangkat topik “Public Speaking”, diikuti “Digital PR” oleh Tuhu Nugraha Dewanto, “Risk Management Communication” oleh Kaezar Maulana, “Media Handling” oleh Rizka Septiana. Lalu, ditutup dengan tema “Manajemen Media” yang diampu oleh Prof. Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia. Keesokannya, mereka bersiap mengikuti uji kompetensi. (rvh)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI