Renstra Bisnis, Renstra Komunikasi
24 March 2020
rizka
0
Renstra Bisnis, Renstra Komunikasi
Renstra mencakup rencana, strategi, dan panduan bisnis perusahaan untuk lima tahun ke depan.
Dok. Istimewa

Oleh: Maria Wongsonagoro, PR Consultant, President director of IPM Public Relations

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Seperti apa peran public relations (PR) setelah Renstra ditetapkan? Saat PR diposisikan sebagai fungsi manajemen strategis, maka pejabat corporate communication (corcomm) atau kepala humas perlu membuat Renstra Komunikasi sebagai pendukung Renstra perusahaan. 

Pejabat corcomm harus mampu menerjemahkan berbagai strategi bisnis dan corporate actions. Mampu menetapkan komunikasi proaktif untuk menangani issues yang mungkin dihadapi oleh perusahaan dalam periode lima tahun. Harus pula menetapkan strategi komunikasi untuk mendukung semuanya. Strategi komunikasi tersebut harus paralel dengan strategi reputation-building yang senantiasa dilakukan oleh bagian corcomm untuk membangun reputasi perusahaan, apa lagi perusahaan yang disebut di atas merupakan perusahaan terbuka.

Memang tugas pejabat corcomm bukan pekerjaan yang mudah. Kemampuan tersebut hanya diperoleh setelah penguasaan ilmu PR serta jam terbang yang cukup. Namun dalam tulisan kali ini, saya berusaha memberi gambaran yang sederhana mengenai rancangan strategi komunikasi untuk Renstra perusahaan.

Empat Kategori                                                                       

Rancangan strategi komunikasi untuk Renstra perusahaan dibagi empat kategori yang paralel. Kategori satu adalah strategi komunikasi korporat atau corporate communication strategy dengan tujuan untuk membangun, meningkatkan, dan menjaga reputasi perusahaan.  Strategi ini merupakan payung semua kegiatan komunikasi perusahaan, baik internal maupun eksternal. Dilakukan secara ongoing, yaitu berkesinambungan.

Kategori dua adalah strategi komunikasi untuk kelompok-kelompok stakeholders tertentu (communication strategy for specific stakeholders group). Mengapa?  Bila setelah menganalisis survei persepsi stakeholders ternyata ada hal-hal yang sensitif atau negatif, ini memerlukan strategi komunikasi yang sesuai, berbeda dengan strategi komunikasi kategori satu.  Ini menjaga agar penanganannya lebih efektif, terutama penanganan persepsi yang negatif terhadap perusahaan.

Kategori tiga adalah strategi komunikasi untuk penanganan issues atau communication strategy for issues management.  Pelaksanaan suatu komunikasi proaktif dalam bentuk issues management memerlukan rancangan strategi komunikasi untuk memproses isu tersebut sebelum berkembang menjadi krisis. 

Kategori empat adalalah strategi komunikasi untuk penanganan krisis atau crisis management berupa crisis communication management untuk mendukung strategi perusahaan menangani krisis.  Penanganan krisis adalah tanggung jawab manajemen.  Penanganan komunikasi krisis atau crisis communication management adalah tanggung jawab corporate communication director atau kepala humas.

Bila terjadi krisis di perusahaan, maka kategori empat berada di atas strategi komunikasi kategori lainnya. Ini berarti bahwa saat krisis, yang berlaku adalah strategi komunikasi kategori empat karena strategi komunikasi kategori satu, dua, dan tiga kemungkinan besar akan berubah dengan adanya krisis tersebut.

Empat kategori strategi komunikasi di atas serta panduannya dirancang untuk mendukung Renstra bisnis perusahaan bila perusahaan paham betul bahwa public relations is a strategic management function. Sayangnya, masih banyak perusahaan belum sepenuhnya menyadari hal ini dan bahwa Renstra Bisnis perlu didukung oleh Renstra Komunikasi yang efektif. Di segi lain, memang belum banyak praktisi PR yang mempunyai kemahiran seperti itu.

Jadi apa yang dapat kita lakukan? Teruslah belajar ilmu PR, cari mentor praktisi PR yang punya jam terbang tinggi, ikut komunitas PR, dan baca literatur terkait PR. Profesi PR menuntut kemampuan komunikasi yang efektif, kerja keras, pemikiran strategis, kreatifitas, kecepatan membuat keputusan, assertiveness yang kuat, dan masih banyak lagi kemampuan yang dibutuhkan. Apakah Anda merupakan salah satu dari mereka?

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI