AHI 2026 Kembali Digelar, Tetapkan Aturan Ketat
PRINDONESIA.CO | Selasa, 04/08/2026
AHI 2026 Kembali Digelar, Tetapkan Aturan Ketat
Technical Meeting Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 pada Senin (27/7/2026).
doc/Humas Indonesia

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID — Rangkaian penyelenggaraan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 sudah resmi dibuka dengan diawali Technical Meeting (TM) pada Senin (27/7/2026) secara daring. Penyelenggaraan AHI tahun kedelapan in memperketat aturan bagi para peserta. Kali ini, proposal presentasi peserta dibatasi hanya maksimal lima salindia (slide).

Adapun tujuan dari dibatasinya jumlah salindia itu agar seluruh peserta dapat berfokus pada hasil pengukuran dampak berbasis capaian objektif. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, tak sedikit peserta yang memuat materi kurang relevan di dalam presentasinya.

Sebagaimana disampaikan founder sekaligus CEO HUMAS INDONESIA Asmono Wikan, peserta dituntut untuk menembak langsung pada strategi, taktik, eksekusi, serta hasil akhir program. “AHI mengajak insan humas untuk berlomba mengomunikasikan capaian kinerja serta keterbukaan informasi publik di institusi masing-masing,” ucapnya dalam TM tersebut.

Disebutkan bahwa AHI 2026 membuka tiga kategori kompetisi. Pertama berfokus pada inovasi pelayanan informasi publik termasuk capaian kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi. Kedua, akuntabilitas media internal, efektivitas kanal digital, hingga terobosan program komunikasi strategis pemerintah. Apabila program pendaftar berstatus lanjutan dari tahun sebelumnya, praktisi komunikasi wajib membuktikan eksistensi fase baru. Ketiga, penganugerahan individu melalui Kartini HUMAS INDONESIA.

Panggung Srikandi Komunikasi

Buat yang belum tahu, penghargaan Kartini HUMAS INDONESIA sudah diberikan HUMAS INDONESIA sejak 2024. Adapun penghargaan ini diberikan kepada perempuan humas dari generasi X, milenial, dan generasi Z. Syarat administrasi untuk memenangkan kategori ini sangat tegas. Pendaftar wajib menyetor video vertikal rasio 16:9 berdurasi presisi 90 detik, untuk membicarakan tema yang terentang dari kelestarian lingkungan, tata kelola pemerintahan, kepemimpinan teknologi, hingga rekayasa sosial.

Tingkat keterlibatan audiens pada unggahan video tersebut nantinya di akun Instagram PR INDONESIA Group seperti PR INDONESIA dan HUMAS INDONESIA akan memengaruhi penilaian. Mereka yang dinyatakan lolos oleh panitia akan melanjutkan dengan presentasi narasi terkait tema yang sudah dipilih selama maksimal lima menit pada babak final.

Batas akhir penyerahan dokumen pendaftaran AHI 2026 yang dapat dilakukan lewat tautan bit.ly/entryakhi2026 jatuh pada 26 Agustus 2026. Peserta wajib melampirkan bukti pelunasan biaya registrasi ke dalam tautan selambatnya 28 Agustus 2026. Panitia tidak menerima pengiriman berkas maupun bukti bayar via aplikasi pesan instan WhatsApp.

Menutup sesinya pada TM AHI 2026, Asmono memberikan sejumlah tips yang bisa diterapkan peserta untuk meraih kemenangan. Ia mengatakan, pada penjurian tahun ini, dewan juri menekankan beberapa poin krusial berdasarkan pengalaman penjurian tahun-tahun sebelumnya seperti kepatuhan administrasi, fokus konten proposal, kualitas presentasi, dan inovasi berkelanjutan. "Jika program adalah kelanjutan dari tahun lalu, pastikan ada pembaruan (update) atau fase baru. Program yang sama persis tanpa inovasi akan didiskualifikasi," pungkasnya.

Adapun rangkaian ajang adu gagasan kehumasan ini akan berpuncak di Kota Surakarta (Solo) lewat sinergi bersama Pemerintah Kota Surakarta serta Monumen Pers Surakarta, dan dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Oktober 2026. Jika ada perubahan waktu dan tempat, akan segera diinformasikan. Selamat berkompetisi. (Arfrian R.)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI