ASPIKOM Dorong Transformasi Komunikasi Perguruan Tinggi Se-Indonesia
PRINDONESIA.CO | Kamis, 30/07/2026
ASPIKOM Dorong Transformasi Komunikasi Perguruan Tinggi Se-Indonesia
Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ASPIKOM, The 6th Annual International Communication Conference (AICCON) 2026 dan Kongres VIII ASPIKOM pada Rabu (22/7/202) hingga Jumat (24/7/2026), di Padang, Sumatera Barat.  
doc/diskominfo Padang

PADANG, PRINDONESIA.CO – Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ASPIKOM, The 6th Annual International Communication Conference (AICCON) 2026 dan Kongres VIII ASPIKOM pada Rabu (22/7/202) hingga Jumat (24/7/2026), di Padang, Sumatera Barat.  

Dengan mengusung tema Communication Transformation for Sustainable Communities: Policy, Culture, and Digital Features, forum strategis bagi para akademisi, peneliti, serta pengelola program studi Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi tersebut ditujukan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi, hingga kesiapan lulusan menghadapi dinamika industri komunikasi di era transformasi digital tanpa menggeser nilai kearifan budaya lokal.

Sebagaimana ditekankan oleh Ketua Umum ASPIKOM Prof. Dr. Anang Sujoko, transformasi pendidikan Ilmu Komunikasi harus terus diperkuat melalui kolaborasi antarperguruan tinggi, pengembangan kurikulum yang relevan, peningkatan mutu akademik, serta, adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai lokal dan kepedulian terhadap lingkungan.

Adaupun perkembangan tersebut, menurut Prof. Anang, akan membawa perubahan yang signifikan dalam praktik komunikasi, sehingga institusi pendidikan tinggi perlu memastikan lulusan Ilmu Komunikasi memiliki kompetensi yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Perguruan tinggi Ilmu Komunikasi harus terus bergerak bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan, riset dan kolaborasi agar mampu menjawab tantangan tersebut dan kemajuan teknologi tidak boleh menggeser identitas budaya maupun mengabaikan isu keberlanjutan,” ujarnya dilansir Sindonews.com, Selasa (28/7/2026).

Penguatan Sinergi dan Kolaborasi

Adapun kegiatan tersebut diawali dengan AICCON 2026 dan Rakornas ASPIKOM pada Rabu (22/7/2026), dilanjutkan dengan workshop kurikulum, workshop akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) Accreditation 2.0 yang menilai serta menentukan status mutu program studi.

Dalam kesempatan ini, ASPIKOM juga meluncurkan Panduan Kurikulum dan Standar Laboratorium yang akan menjadi acuan pada setiap program studi Ilmu Komunikasi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Selain agenda akademik, ASPIKOM juga mengimplementasikan program ASPIKOM Care Internasional sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan jejaring akademisi dalam skala global. Terselenggaranya kegiatan ini, menjadi bukti komitmen bagi ASPIKOM dalam mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi antarprogram studi komunikasi di Indonesia.

ASPIKOM berharap, dapat terus menjadi wadah kolaborasi bagi perguruan tinggi ilmu komunikasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, berkelanjutan dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Evira Anyelia)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI