Menengok Strategi PDAM Surya Sembada Surabaya Bangun BUMD yang Kredibel
PRINDONESIA.CO | Jumat, 26/06/2026
Menengok Strategi PDAM Surya Sembada Surabaya Bangun BUMD yang Kredibel
Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya Achmad Prihadi dalam agenda Forum Kebijakan Komunikasi Strategis & HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA) 2026, di Gedung Peruri, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Dok. HUMAS INDONESIA

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Keberhasilan sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) tidak lagi hanya diukur dari kemampuannya memenuhi kewajiban pelayanan publik. Di era yang makin kompetitif, organisasi juga dituntut membangun kredibilitas melalui tata kelola yang kuat, inovasi berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai tantangan operasional.

Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya Achmad Prihadi dalam agenda Forum Kebijakan Komunikasi Strategis & HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA) 2026, di Gedung Peruri, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026), menjelaskan, kredibilitas organisasi tidak dibangun melalui klaim semata, melainkan melalui kemampuan perusahaan menjaga kualitas layanan, memperkuat tata kelola, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Menjalankan proses bisnis sesuai visi dan misi perusahaan tidak cukup hanya berfokus pada kepatuhan. Organisasi harus mampu menjaga keandalan layanan sekaligus menyiapkan fondasi untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujar Prihadi.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi perusahaan air minum saat ini makin kompleks. PDAM Surya Sembada, misalnya, melayani lebih dari 640 ribu pelanggan dengan sumber air baku utama yang berasal dari Sungai Surabaya, bagian hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Di sisi lain, permasalahan kualitas air baku serta usia sejumlah instalasi pengolahan air yang telah beroperasi selama puluhan tahun menjadi tantangan yang harus dijawab melalui pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Prihadi menyebut bahwa pihaknya memperkuat penerapan manajemen aset melalui implementasi ISO 55001. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlangsungan dan keandalan instalasi pengolahan air yang menjadi tulang punggung pelayanan kepada pelanggan.

Transformasi Digital

Dalam memaksimalkan pelayanan, Prihadi mengungkapkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya itu juga turut memanfaatkan teknologi digital dalam berbagai aspek operasional. Mulai dari pemantauan kualitas dan kuantitas air baku secara daring, digitalisasi pencatatan operasional, hingga penggunaan business intelligence untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Sementara itu, dari sisi pelayanan pelanggan, PDAM Surya Sembada mengembangkan Customer Information System (CIS) yang memungkinkan pelanggan mengakses berbagai layanan secara lebih mudah. Melalui platform tersebut, pelanggan dapat melakukan pemasangan sambungan baru, pembayaran rekening air, pemesanan air tangki, hingga memperoleh informasi terkait layanan dan tagihan secara digital.

Kendati demikian, Prihadi menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya terkait penggunaan teknologi, namun juga upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan. Prinsip yang sama, lanjut dia, juga diterapkan dalam proses perencanaan, pengadaan, hingga pembayaran pekerjaan yang telah dilakukan secara daring melalui berbagai aplikasi terintegrasi.

Lebih jauh, Prihadi juga menyinggung bahwa sejumlah standar global turut diimplementasikan oleh perusahaan dalam memastikan kualitas, keamanan, dan efisiensi produk, layanan, dan sistem kerja. Dengan standar ISO inilah, kata dia, BUMD mampu kredibel dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Tak hanya itu, Prihadi juga menekankan bahwa penerapan ISO itu sebagai langkah perusahaan mewujudkan dan menjaga integritas seluruh stakeholder.

Namun, ia memandang bahwa kredibilitas organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem dan teknologi. Menurutnya, faktor manusia tetap menjadi elemen yang sangat penting dalam menjaga kualitas layanan publik. "BUMD yang kredibel harus memiliki fondasi tata kelola yang kuat sekaligus sumber daya manusia yang sehat, kompeten, dan siap menghadapi perubahan,” pungkasnya. (Fadhil Pramudya)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI