Dinamika PR Selama Pandemi Warnai Penjurian JAMPIRO #6
PRINDONESIA.CO | Sabtu, 15/08/2020
Dinamika PR Selama Pandemi Warnai Penjurian JAMPIRO #6
Penjurian JAMPIRO 2020
Dok. PR Indonesia

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Seperti yang dialami oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Melalui presentasi via video, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Publik (KLI) Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan, pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi krisis kesehatan, tapi juga kemanusiaan hingga ekonomi. Oleh karena itu, komunikasi publik harus hadir tepat waktu.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan humas Kemenkeu untuk menjaga kepercayaan publik. Pertama, menyediakan kanal informasi bagi masyarakat dan insan keuangan tentang Covid-19. Kedua, transformasi untuk merespons perubahan yang masif dan cepat. Ketiga, mengawal perubahan secara berkala dan berkelanjutan.

Senada dengan Rahayu. Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Muhamad Nur mengatakan, komunikasi adalah bagian penting dalam kebijakan. “Komunikasi yang baik akan mengarahkan ekspektasi masyarakat hingga akhirnya mendukung kebijakan,” ujarnya.

Adapun dalam dimensi komunikasi, humas harus cakap dalam mengelola tiga hal. Pertama, mengelola ekspektasi. Hal ini terkait bagaimana komunikasi bisa mengarahkan keyakinan masyarakat terhadap kebijakan. Kedua, mengelola literasi. Misalnya, menjelaskan kepada masyarakat tentang Bank Indonesia dan edukasi tentang ekonomi makro. Ketiga, mengelola kredibilitas untuk membangun trust.

Fokus komunikasi internal

Sementara itu, gagasan peserta di JAMPIRO #6 tahun ini juga lebih banyak diwarnai oleh pengelolaan komunikasi internal. Seperti yang disampaikan Kabag Media, Penerbitan & Dokumentasi PT Petrokimia Gresik Edri Gasyaf. “Tahun ini, yang menjadi fokus utama perusahaan kami adalah penguatan komunikasi internal,” ujarnya saat menyampaikan presentasi melalui video.

Tujuannya, untuk mendukung program komunikasi eksternal lebih baik lagi di tahun depan.   Untuk mewujudkannya, perusahaan yang dikenal dengan akronim PG tersebut membentuk dua forum komunikasi. Pertama, forum komunikasi anak perusahaan. Kedua, forum komunikasi pemasaran. Sehingga, antara corporate dengan brand image dapat berjalan beriringan.

Telkomsel juga mengedepankan fokus utamanya tahun ini kepada pengelolaan komunikasi internal. Seperti yang disampaikan oleh Manager Corporate Communications Telkomsel Area Sumatera Hadi Sucipto saat presentasi. “Saat ini Telkomsel area Sumatera fokus mengembangkan digitalisasi publikasi internal,” ujarnya.

Salah satunya, penggunaan aplikasi internal karyawan Isyana (Informasi Aktivitas dan Layanan Sumatra). Aplikasi mobile ini memungkinkan karyawan mengakses informasi event dan program yang sedang dilakukan Telkomsel.

Sementara untuk karyawan yang gemar membaca informasi melalui e-mail, mereka  mengakomodasinya dengan Sumatra News.Sumatra News merupakan tampilan majalah satu lembar yang kami kemas menarik bagi perhatian pembacanya,” ujarnya.  

Membangun relasi dan komunikasi di kalangan internal juga dilakukan PT DAHANA (Persero). Manager Humas DAHANA Juli Jajuli mengatakan, perusahaan yang bergerak di bidang industri bahan peledak itu, kerap mengadakan kegiatan Kesenian dan Olahraga (Senior DAHANA) serta program menulis untuk karyawan, Gembira untuk Menulis (Gumelis). (rvh)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI