Nama-nama Baru Menghiasi Daftar Pemenang Insan PR INDONESIA 2019
31 October 2019
Ratna Kartika
0
Nama-nama Baru Menghiasi Daftar Pemenang Insan PR INDONESIA 2019
Ini dia para pemenang Insan PR INDONESIA 2019
Eden/PR INDONESIA

BALI, PRINDONESIA.CO – Nama-nama baru menghiasi deretan daftar pemenang Insan PR INDONESIA 2019. Selain itu, para peserta pun datang dari latar belakang instansi/korporasi yang kian berwarna. Sebut saja,   Dian Amintapratiwi Purwandini, Kepala Sub Divisi Strategi Komunikasi Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Nama perempuan yang mengantongi Gold Winner untuk kategori Kepala Sub Bagian Humas ini memang masih asing di kalangan praktisi PR. Lembaganya pun baru memulai kiprahnya di bidang optimalisasi aset negara secara otonom empat tahun lalu. Meski begitu, peran dan fungsi humasnya makin strategis. Humas yang tadinya bergabung dengan bagian pengembangan usaha akan menjadi bidang/divisi humas yang berdiri sendiri.

Di kategori Manager Public Relations ada Mochamad Husni, Manager External Relations PT Astra Agro Lestari Tbk. Pria yang hari itu membawa pulang trofi Gold ini bersama tim bahu membahu menyusun ragam strategi guna menghadapi kampanye negatif tentang sawit. Mulai dari menekankan positioning perusahaan sebagai prosperity nation hingga hadir untuk memberi manfaat sebesarnya bagi negara dan masyarakat.

Berbeda dengan keduanya, bagi Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S. Atmawidjaja ini adalah kali kedua ia beroleh trofi Gold untuk kategori Kepala Biro Humas. Di tangannya, ia bersama tim berkomitmen mewujudkan informasi yang transparan, akurat, jujur, serta melibatkan publik sebagai stakeholders utama. “Tidak mungkin kita berharap publik memberikan respons positif 100 persen. Namun sejauh ini, hampir 70 persen tone-nya ke arah positif,” ujarnya usai presentasi di hadapan dewan juri, pertengahan Oktober lalu. 

Terobosan para peserta dalam menjalankan perannya sebagai PR menuai decak kagum dari ketiga dewan juri. Mereka adalah Jojo S. Nugroho, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Elizabeth Gunawan Ananto, founder International Public Relations Summit (IPRS), serta founder dan CEO PR INDONESIA Asmono Wikan.

Jojo mengatakan, meski dari sekian banyak peserta Insan PR INDONESIA tahun ini sedikit yang berlatar belakang Ilmu Komunikasi atau PR, di luar dugaan mereka memiliki kapabilitas sebagai seorang PR. Terbukti, mereka tidak hanya mampu menjalankan perannya dengan baik, tapi mampu melahirkan  inovasi dan ide-ide segar. 

Secara pribadi, Jojo mencari Insan PR yang tidak hanya mampu memberikan dampak bagi perusahaan/instansi, namun juga kepada seluruh stakeholder, bahkan bangsa dan negara. Untuk sampai ke sana, yang bersangkutan harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang mumpuni. Sebab, dari komunikasi itulah mereka dapat menyusun strategi yang tepat. Mereka haruslah sosok yang haus belajar hal baru. 

Sementara Ega, sapaan karib Elizabeth Gunawan Ananto, kagum dengan prestasi para peserta terutama yang berkaitan dengan kegiatan managerial dan mendorong terjadinya perubahan sikap/perilaku. Juri Asmono menilai kualitas peserta tahun ini jauh lebih meyakinkan dari segi peningkatkan kualitas baik dari sisi wawasan, kewenangan hingga kompetensi.

Kompetisi Insan PR INDONESIA berlangsung dua tahap. Tahap pertama, seleksi administrasi.  Tahap kedua, babak presentasi yang dilaksanakan di Jakarta, Senin (14/10/2018). Untuk kategori Insan PR INDONESIA, dewan juri memutuskan 27 pemenang dari 64 praktisi PR dari seluruh Indonesia. Adapun kategorinya terbagi enam. Yakni, kategori Manager PR, General Manager PR, Vice President PR, Kepala Biro Humas, Kepala Bagian Humas, dan Kepala Sub Bagian Humas. 

Berita selengkapnya dapat dibaca di PR INDONESIA versi cetak dan e-paper edisi 55/Oktober 2019. ***

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

BERITA TERKINI