Demi Komunikasi dan Pengelolaan Reputasi, BNCT Perkuat Kompetensi PR
PRINDONESIA.CO | Senin, 05/10/2026
Demi Komunikasi dan Pengelolaan Reputasi, BNCT Perkuat Kompetensi PR
Workshop & Certification of Public Relations berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diselenggarakan pada Rabu (23/9/2026) hingga Kamis (24/9/2026) di Surabaya.
doc/BNCT

SURABAYA, PRINDONESIA.CO – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) terus memperkuat kualitas komunikasi publik dan pengelolaan reputasi korporasi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang public relations (PR). Salah satunya diwujudkan melalui keikutsertaan perwakilan tim humas BNCT dalam Workshop & Certification of Public Relations berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diselenggarakan pada Rabu (23/9/2026) hingga Kamis (24/9/2026) di Surabaya. 

Kegiatan yang menjadi agenda nasional dan diikuti seluruh cabang serta anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas tersebut ditujukan untuk memastikan praktisi PR di lingkungan Pelindo Group memiliki kompetensi teruji secara nasional. Selain memperkuat kemampuan teknis, program ini juga ingin mendorong praktisi PR agar adaptif terhadap dinamika media, serta mampu mengelola komunikasi korporasi secara profesional dan transparan. 

Disampaikan oleh Corporate Secretary BNCT Rizki Affandi Nasution, keterlibatan tim PR dalam program sertifikasi ini menjadi bentuk investasi perusahaan pada pengembangan sumber daya manusia, demi menjaga keterbukaan informasi publik dan kepercayaan pemangku kepentingan. “Keikutsertaan kami merupakan wujud nyata ikhtiar BNCT untuk menyelaraskan standar komunikasi korporasi dengan arah kebijakan Pelindo Group,” jelasnya dikutip dari Harianmetro.id, Kamis (1/10/2026). 

Memperkuat Jembatan Komunikasi

Rizki menekankan, bagi BNCT, penyelenggaraan sertifikasi profesi resmi ini dapat memperkuat peran PR sebagai jembatan komunikasi yang efektif dalam mendukung kelancaran operasional terminal petikemas. Untuk itu ia berharap, kapabilitas tim yang makin teruji dapat menghadirkan komunikasi yang lebih harmonis, informatif, dan berdampak positif bagi seluruh stakeholder di lingkungan Pelabuhan Belawan. 

Upaya yang dilakukan BNCT selaras dengan temuan penelitian bertajuk Bridging the diverse leader gap in public relations through accreditation: examining US diverse practitioners’ motivations, challenges, and leader development (2024) karya Neill dkk., yang menunjukkan bahwa proses akreditasi tidak hanya membantu praktisi mengembangkan keterampilan teknis, pengelolaan hubungan dan konseptual yang strategis. 

Dalam penelitian tersebut, Neill menyimpulkan, proses akreditasi maupun sertifikasi juga dapat mendorong praktisi PR berpikir lebih strategis dalam merencanakan strategi komunikasi. (Evira Anyelia)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI