KONI Makassar Gelar “Workshop” PR, Perkuat Komunikasi dan Publikasi Olahraga
PRINDONESIA.CO | Kamis, 27/08/2026
KONI Makassar Gelar “Workshop” PR, Perkuat Komunikasi dan Publikasi Olahraga
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menyelenggarakan workshop public relations (PR) cabang olahraga (cabor) bertajuk Harumkan Olahraga Makassar, pada Kamis (21/8/2026).
doc/KONI Makassar

MAKASSAR, PRINDONESIA.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menyelenggarakan workshop public relations (PR) cabang olahraga (cabor) bertajuk Harumkan Olahraga Makassar, pada Kamis (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya KONI Makassar dalam memperkuat kapasitas komunikasi dan publikasi olahraga di Kota Anging Mammiri itu.

Disampaikan oleh Wakil Ketua III KONI Kota Makassar Christopher Carlos, dari total 45 cabor yang bernaung di bawah KONI Makassar, setidaknya terdapat 24 peserta utusan PR dari setiap cabor. “Utusan PR dari cabor-cabor yang hadir menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam memperkuat komunikasi olahraga di Makassar. Ke depan, partisipasi aktif seluruh cabor akan terus kami dorong dan evaluasi,” ujarnya dikutip dari Dailymakassar.id, Jumat (22/8/2026).

Dalam pelatihan ini, tim PR perwakilan cabor mendapatkan beragam materi mulai dari pengelolaan informasi, penyusunan berita, dokumentasi kegiatan, hubungan media, hingga pemanfaatan media digital secara profesional.

Satu Kekuatan Komunikasi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Workshop Hasanuddin Nuru menyampaikan bahwa banyak cabor di kota Makassar yang aktif mengukir prestasi. Hanya saja, belum disampaikan secara optimal kepada publik. “Jika seluruh cabor mampu bergerak bersama, kita sedang membangun satu kekuatan komunikasi olahraga di kota Makassar,” ucapnya kepada para peserta.

Untuk itu, lanjut Hasanuddin, para PR cabor di Kota Makassar perlu menjunjung tinggi nilai bersama yang harus dibangun dalam penyebaran informasi yang benar, positif, edukatif, inspiratif dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, terang Hasanuddin, keseragaman komunikasi tersebut bukan berarti menghilangkan karakter unik tiap cabor. “Mari kita ubah prestasi menjadi cerita, dan setiap informasi menjadi inspirasi,” pungkasnya. (Evira Anyelia)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI