Terciptanya hubungan yang harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan dapat mendukung terjalinnya kerja sama yang saling bermanfaat.
BANJARBARU, PRINDONESIA.CO – Membangun hubungan yang kuat dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) merupakan salah satu kunci bagi perusahaan menjaga keberlangsungan operasional sekaligus reputasi. Hal tersebut yang coba dipastikan PT Merge Mining Industri (MMI), lewat kunjungan PT PLN Indonesia, Jumat (31/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi kedua perusahaan mempererat silaturahmi sekaligus komunikasi dan sinergi pembahasan akan pentingnya hubungan kerja yang konstruktif.
Perwakilan dari PT MMI mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan antarlembaga agar tetap berjalan secara positif. “Kami menyambut baik kunjungan ini dan berharap komunikasi dengan mitra kerja dari berbagai pihak yang telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik,” ucapnya dikutip dari Redaksi8, Minggu (2/8/2026).
Pemetaan “Stakeholder”
PT MMI menilai, hubungan yang dibangun melalui komunikasi secara rutin dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan koordinasi yang lebih efektif, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan. Untuk itu, PT MMI menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder, baik mitra kerja sama maupun instansi terkait.
Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Lalu Dodot Patria Ary. Menurutnya, menjaga reputasi perusahaan tidak lagi cukup jika hanya melalui aktivitas komunikasi, tetapi juga memerlukan pemetaan stakeholder yang tepat. “Setiap organisasi perlu membangun fondasi yang kuat melalui tata kelola yang baik, pengelolaan isu yang terstruktur, dan pemetaan stakeholder agar komunikasi yang dijalankan relevan dan kebutuhan stakeholder,” ujarnya dalam agenda Forum Kebijakan Komunikasi Strategis & HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA) 2026, beberapa waktu lalu. (Evira Anyelia)