Penjurian IDEAS 2026: Perempuan di Garis Depan Perubahan
PRINDONESIA.CO | Senin, 22/06/2026
Penjurian IDEAS 2026: Perempuan di Garis Depan Perubahan
Penjurian IDEAS 2026 kategori Insan ESG dan Insan DEI, yang berlangsung secara daring, pada Jumat (12/6/2026).
Dok. Fadhil/PR INDONESIA

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Peran perempuan dalam mendorong perubahan di organisasi makin terlihat, tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai penggerak transformasi yang menghubungkan strategi, komunikasi, dan dampak nyata. Hal tersebut terlihat dalam penjurian Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 kategori Insan DEI dan Insan ESG, yang berlangsung secara daring, Jumat (12/6/2026).

Dalam penjurian itu, sejumlah peserta perempuan menunjukkan bagaimana komunikasi dapat menjadi instrumen untuk membangun inklusivitas sekaligus memperkuat implementasi keberlanjutan. Salah satunya Ainun Nabila, Junior Officer I Communication, Relation, & Compliance PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai.

Dalam kesempatan tersebut, Ainun yang berkompetisi di kategori Insan DEI memaparkan upayanya mendorong inklusivitas perempuan di lingkungan industri energi yang masih didominasi laki-laki. Berangkat dari temuan bahwa pekerja perempuan hanya sekitar empat persen dari total pekerja di lingkungan operasional RU II Dumai, ia merancang strategi komunikasi yang berfokus pada peningkatan visibilitas, keterlibatan, dan kepercayaan diri perempuan melalui pendekatan yang lebih humanis dan relevan dengan audiens. "Seringkali karena tidak dikampanyekan dengan baik, perempuan itu lupa bahwa dia adalah bagian dari industri refinery," ujar Ainun dalam pemaparannya.

Melalui transformasi narasi komunikasi, optimalisasi eksposur perempuan, hingga penguatan storytelling berbasis pengalaman nyata, Ainun berupaya menghadirkan lebih banyak figur perempuan sebagai role model di lingkungan kerja.

Strategi tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesetaraan kesempatan, tetapi juga membangun keberanian perempuan untuk tampil dan mengambil peran yang lebih besar dalam organisasi. "Sebagai seorang communication professional, ini adalah cara saya berkontribusi, membantu perempuan menemukan keberanian untuk terlihat, didengar, dan berdaya di lingkungan kerja," tuturnya.

Pendekatan tersebut menghasilkan berbagai capaian, mulai dari meningkatnya eksposur perempuan dalam komunikasi perusahaan, pertumbuhan followers di media sosial Instagram sebesar 225%, hingga terciptanya ruang komunikasi yang lebih inklusif bagi pekerja perempuan di lingkungan operasional perusahaan.

Penggerak Integrasi ESG

Sementara itu, pada kategori Insan ESG, Monica Gracia menampilkan perannya sebagai penggerak integrasi ESG di SPS Corporate melalui program payung SPS Impact. Sebagai Public Relations & ESG Communications Specialist, Monica menjelaskan, dirinya tidak hanya bertugas mengomunikasikan program keberlanjutan, tetapi juga terlibat langsung dalam penyusunan peta jalan ESG, pengembangan strategi komunikasi industri hijau, hingga pengelolaan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui SPS Impact, Monica menjelaskan, pihaknya mengintegrasikan berbagai program lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi ke dalam narasi keberlanjutan yang lebih terstruktur dan terukur. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa implementasi ESG tidak hanya menjadi komitmen perusahaan, tetapi juga menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Dalam pemaparannya, Monica menggambarkan peran perempuan sebagai penggerak yang mampu menjembatani berbagai kepentingan dan mendorong kolaborasi lintas sektor. Adapun ia merupakan praktisi PR/humas pertama sekaligus satu-satunya perempuan di perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 30 tahun itu. "Menjalankan fungsi ESG, CSR, dan PR berskala korporat besar secara single handedselama dua tahun membuktikan determinasi, kompetensi multitasking, serta kapabilitas kami," papar dia.

Lewat kontribusi tersebut, Monica turut mendukung penguatan tata kelola keberlanjutan perusahaan, mempertahankan hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar, serta memperkuat reputasi perusahaan melalui berbagai pengakuan dan penghargaan di tingkat regional maupun nasional. Penghargaan itu di antaranya yakni Kartini HUMAS INDONESIA 2025 dan Kartini Penggerak Kabupaten Mojokerto 2026. (Fadhil Pramudya)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI