Sejumlah peserta PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026 yang tampil dalam penjurian pada kategori Program PR & Departemen PR, Senin (5/1/2026), punya inisiatif cerdas dalam balutan komunikasi strategis untuk memumbuhkan kepercayaan dan antusiasme masyarakat terkait dua persoalan kiwari.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Pinjaman online dan antrean birokrasi yang panjang menjadi salah dua hal, dari sekian banyak persoalan yang begitu dihindari masyarakat hari ini. Untuk urusan pertama karena risiko yang membayangi, sementara perkara kedua karena kesibukan dan waktu yang sulit untuk dikorbankan.
Namun, sejumlah peserta PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026 yang tampil dalam penjurian pada kategori Program PR & Departemen PR, Senin (5/1/2026), punya inisiatif cerdas dalam balutan komunikasi strategis untuk memumbuhkan kepercayaan dan antusiasme masyarakat terkait dua persoalan di atas.
PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) misalnya, menyadari bahwa istilah pinjol (pinjaman online) memiliki konotasi negatif dan membuat masyarakat enggan, menyusul maraknya teror penagihan serta bunga pinjaman yang tinggi. Oleh karena itu, mereka mencoba menyiasatinya dengan narasi baru.
Dijelaskan oleh Head of Corporate Affairs Easycash Wildan Kesuma, dalam konteks ini pihaknya memperkenalkan istilah pindar atau pinjaman daring untuk membangun citra industri yang lebih legal, aman, dan solutif. "Lewat program #krEasyKaryaPINDAR kami mengenalkan penggunaan istilah pindar dalam materi pemberitaan maupun konten digital," ucapnya di hadapan para juri.
Jika ditelusuri, pindar sebagai suatu istilah baru yang dibangun Easycash dapat disebut cerdas, karena dapat mendominasi kata kunci di mesin pencari. Langkah tersebut menciptakan ruang diskusi baru yang lebih bersih dari berbagai berita negatif masa lalu.
Mengubah Arena Bermain
Sama-sama mencoba mengubah citra lewat narasi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengusung slogan baru untuk menegaskan birokrasi yang lebih praktis. Lewat tema "Guard & Guide" dalam gelaran IMIFest, Ditjen Imigrasi memperkenalkan wajah baru layanan imigrasi dalam ekosistem digital. Slogan ini bermakna garda utama dalam melindungi dan melayani masyarakat Indonesia melalui pengawasan ketat.
Dijelaskan oleh Pranata Humas Ahli Pertama Sekretariat Ditjen Imigrasi Dimas Zainuddin Sukmajatnika, lewat inisiatif tersebut pihaknya “memindahkan” layanan pengurusan paspor elektronik dari gedung kantor ke tengah hutan kota saat akhir pekan. “Peserta lari IMIPAS Run dalam IMIFest dapat merasakan sensasi mengurus paspor dengan santai setelah mencapai garis finis. Lari dulu, urus paspor kemudian," ucap Dimas.
Kedua strategi di atas memang terbukti sukses membangun kesadaran dan keterlibatan publik dalam skala besar di berbagai kanal. Namun, dewan juri PRIA 2026 mengingatkan akan tantangan berikutnya, yakni memastikan janji manis kampanye selaras dengan realitas layanan operasional di lapangan. "Reputasi positif hanya akan bertahan lama jika didukung oleh bukti nyata dan konsistensi pelayanan," tegas Business Strategy Director at Trisaska Komunika M. Kh. Rachman Ridhatullah selaku juri.
PRIA 2026
PR INDONESIA Awards (PRIA) merupakan ajang kompetisi kinerja kehumasan/public relations (PR) paling komprehensif di Indonesia yang ditujukan untuk mengukur dan mengapresiasi kinerja komunikasi instansi pemerintahan maupun korporasi sepanjang satu tahun.
PRIA 2026 terbuka bagi peserta dari Kementerian, Lembaga Negara, Pemerintah Daerah (Provinsi/Kab/Kota), BUMN, Anak Usaha BUMN, BUMD, Korporasi Swasta Nasional, Korporasi Swasta Multinasional, Perguruan Tinggi (PTN/PTS), Non Government Organization (NGO), Badan Layanan Umum (BLU), Agensi PR, hingga Satuan Kerja Organisasi/Lembaga.
Adapun kategori yang dikompetisikan pada tahun ini meliputi OWNED MEDIA (Majalah Internal, Video Profil), KANAL DIGITAL (Aplikasi, Website, Media Sosial), MANAJEMEN KRISIS (Praktis, Krisis dan Paskakrisis), LAPORAN TAHUNAN (Annual Report, Sustainability Report), PROGRAM KOMUNIKASI SOCIAL RESPONSIBILITY (Keberlanjutan Bisnis Perusahaan (Sustainability Business), Pemberdayaan Masyarakat (Community Based Development)), PROGRAM PR (Program Marketing PR, Program Government PR, Program Corporate PR, Program Digital PR), DEPARTEMEN PR, PUBLIC AFFAIRS (Stakeholder Management Excellece), dan BEST OF THE BEST ACHIEVEMENT yang akan diberikan khusus kepada korporasi/lembaga/organisasi yang berhasil mendapat trofi terbanyak di seluruh kategori.
Pengumuman dan undangan pemenang PRIA 2026 akan dirikim pada 13 Januari 2026, dan puncak penghargaan akan berlangsung pada 13 Februari 2026.
Ikuti terus perkembangan PRIA 2026 hanya di prindonesia.co dan humasindonesia.id. (Arfrian R.)