Stratkom KEK Industropolis Batang Wujudkan Pusat Pertumbuhan Industri Baru
PRINDONESIA.CO | Senin, 24/08/2026
Stratkom KEK Industropolis Batang Wujudkan Pusat Pertumbuhan Industri Baru
KEK Industropolis Batang terus memperkuat citranya sebagai kawasan industri masa depan melalui strategi komunikasi korporasi
doc/ CNN

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – KEK Industropolis Batang terus memperkuat citranya sebagai kawasan industri masa depan melalui strategi komunikasi korporasi yang mengedepankan inovasi, keberlanjutan, dan kontribusi terhadap masyarakat maupunekosistem industri nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dua program komunikasi unggulannya yaitu The Shenzhen of Indonesia: Transforming Batang into Industrial Tech-Hub dan PRIMA (Program Rintisan Industri Masa Depan). 

Disampaikan oleh Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang Tanya Liwail Chamdy, komunikasi korporasi berperan penting dalam membangun pemahaman publik mengenai transformasi kawasan dan arah perkembangan industri ke depan. “Bagi kami, komunikasi bukan sekadar menyampaikan apa yang dilakukan perusahaan, tetapi bagaimana membangun pemahaman, kepercayaan dan keterhubungan dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dikutip dari Media Indonesia, Kamis (20/8/2026).

Komunikasi Sebagai Jembatan 

Menurut Tanya, setiap program komunikasi yang digencarkan berkaitan dengan representasi transformasi kawasan sekaligus memberikan perspektif mengenai masa depan industri Indonesia. Tanya mencontohkan, narasi The Shenzhen of Indonesia: Transforming Batang into Industrial Tech-Hub yang memperkenalkan visi transformasi kawasan sebagai salah satu pusat industri berbasis teknologi di Indonesia, sekaligus menjadi strategi mengenalkan potensi Batang sebagai kawasan yang memiliki daya tarik investasi yang didukung adanya ekosistem industri, infrastruktur, dan konektivitas yang strategis. 

Di sisi lain, lanjut Tanya, program PRIMA menjadi bagian dari upaya KEK Industropolis Batang mengomunikasikan nilai-nilai environmental, social, and governance (ESG) kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Sebab, terang Tanya, program tersebut mengangkat aspek keberlanjutan dan ketangguhan ekosistem industri sebagai bagian dari proses transformasi kawasan. 

Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menekankan, pertumbuhan kawasan akan terus berjalan selaras dengan keberlanjutan dan penciptaan nilai bagi masyarakat. “Komunikasi menjadi jembatan untuk menyampaikan proses tersebut secara transparan, membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, investor, masyarakat, media dan seluruh mitra strategis,” pungkasnya. (Evira Anyelia)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI