Pandangan Panelis FOKUS HIBRA 2026 Soal BUMD yang Kredibel dan Berdaya Saing
PRINDONESIA.CO | Rabu, 17/06/2026
Pandangan Panelis FOKUS HIBRA 2026 Soal BUMD yang Kredibel dan Berdaya Saing
Panel Session-2: Praktik Terbaik Mengelola BUMD: Beyond Compliance: Membangun BUMD yang Kredibel dan Berdaya Saing FOKUS HIBRA 2026 di Jakarta, pada Kamis (11/6/2026).
Dok. HUMAS INDONESIA

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID —Forum Kebijakan Komunikasi Strategis & HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA) 2026 telah digelar pada Kamis, (11/6/2026) di Gedung Peruri, Jakarta Selatan. Panel diskusi terakhir membahas tentang bagaimana komunikasi strategis penting dalam membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kredibel dan berdaya saing di era modern. Tiga narasumber hadir untuk memberikan insight terbaik kepada para peserta kompetisi.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Lalu Dodot Patria Ary langsung kepada inti pembahasan. Ia menyebut, perusahaan milik daerah atau negara yang kredibel adalah yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati. "Di setiap pelanggan yang percaya kepada kita, mereka pasti memiliki mimpi yang sama dengan visi-misi BUMD atau BUMN [Badan Usaha Milik Negara-red]. Di sinilah, kita perlu melakukan pelayanan yang optimal kepada mereka. Karena, satu kesalahan bisa meruntuhkan kepercayaan mereka," sebut pria yang akrab disapa Dodot ini.

Kemudian, ia menjelaskan tentang tiga elemen utama yang kini makin diinginkan oleh masyarakat sebagai pelanggan BUMD ataupun BUMN. Pertama, koneksi yang secara terus-menerus melalui internet. Kedua, tuntutan transparansi. Ketiga, panduan risiko operasional dan reputasi perusahaan. "Ketiganya dikelola dalam tata kelola perusahaan yang kuat. Dari mempunyai prosedur dan alur jelas, SLA [Service Level Agreement - red] dan respon yang tepat, komunikasi tepat dan konsisten, hingga monitoring dan evaluasi yang konsisten," ungkap Dodot.

Lingkungan dan SDM

Dalam aspek menjaga reputasi perusahaan daerah, Direktur Utama PDAM Surya Sembada Achmad Prihadi dan Direktur RSUD Tarakan Jakarta Weningtyas Purnomorini sepakat bahwa digitalisasi menjadi jantung layanan. Meski demikian, kedua pemimpin BUMD ini berbagi pembahasan yang sama-sama penting dan tidak bisa dinomorduakan: dampak lingkungan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

Dalam operasional PDAM Surya Sembada di Kota Surabaya, Prihadi menagaskan perusahaan yang dipimpinnya ini mengutamakan meminimalisasi dampak lingkungan. Kampanye yang terus dijalankan oleh BUMD ini adalah membangun masyarakat yang bijak dalam penggunaan air. "Kualitas air baku dari tahun ke tahun tidak semakin membaik, pada saat tertentu pencemaran dapat mengganggu pelayanan karena harus menurunkan kapasitas produksi," ucapnya.

Sejumlah standar global untuk memastikan kualitas, keamanan, dan efisiensi produk, layanan, dan sistem kerja turut dikejar oleh PDAM Surya Sembada. Dengan standar ISO inilah, menurut Prihadi, BUMD mampu kredibel dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Sementara itu, Weningtyas membagikan cerita bagaimana pelanggan, dalam konteks ini disebut pasien, lebih ingin didengarkan dan dipahami oleh tenaga kesehatan (nakes) di setiap mereka berobat, sebelum para dokter memberikan obat sebagai solusi. "Kemampuan mendengarkan dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh pasien kini diperlukan oleh setiap nakes," jelas sosok perempuan yang akrab disapa Wening ini.

RSUD Tarakan Jakarta, menurut Wening, sangat memperhatikan perjalanan pasien ketika mereka bertanya ataupun ketika mereka berobat di tempat. "Para nakes perlu memahami apa yang dirasakan pasien ketika mereka berobat. Seperti 'apakah saya merasa aman?', 'apakah saya akan didengarkan?', hingga 'Saya merasa bingung'. Jika hal-hal ini sudah dipahami, manajemen rumah sakit bisa menerapkan standar operasional penuh empati dan peningkatan kompetensi yang diperlukan oleh sumber daya manusia di RSUD," jelasnya.

Dengan memperhatikan dampak lingkungan dan pemberdayaan SDM dalam perusahaan daerah, BUMD mampu menjaga transparansi tata kelola dan komunikasi dengan pelanggannya. Dengan begitu, BUMD akan lebih kredibel dan berdaya saing.  (Arfrian R.)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI