Sebagai salah satu pelabuhan strategis di wilayah barat Indonesia, Teluk Bayur memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekspor dan impor berbagai komoditas unggulan.
PADANG, PRINDONESIA.CO - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Teluk Bayur terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak arus logistik dan distribusi komoditas di Sumatera Barat. Langkah strategis ini ditempuh melalui peningkatan kinerja operasional, optimalisasi layanan, serta penguatan aspek keselamatan dan keberlanjutan. Sebagaimana diketahui, wilayah kerja PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencakup distribusi logistik untuk wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya, yang didukung oleh potensi komoditas unggulan daerah, pertumbuhan hinterland serta konektivitas logistik yang terus berkembang.
Sebagai salah satu pelabuhan strategis di wilayah barat Indonesia, Teluk Bayur memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekspor dan impor berbagai komoditas unggulan. Dengan hinterland yang kuat, pelabuhan ini berfungsi sebagai simpul logistik utama sekaligus penopang kelancaran rantai pasok nasional, khususnya untuk komoditas seperti CPO, cangkang sawit, semen, batubara, pupuk, dan kargo umum lainnya. “Kami terus mendorong peningkatan kinerja operasional dan kualitas layanan guna memastikan kelancaran arus barang,sekaligus memperkuat peran Teluk Bayursebagai bagian penting dalam rantai logistik nasional,” ujar Fauzi, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur.
Adapun kinerja operasional PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang solid dengan realisasi throughput sebesar 5,79 juta ton dengan distribusi 3,1 juta ton curah cair, 1,9 juta ton curah kering, 62 ribu ton general cargo, 657 ribu ton bag cargo. Sedangkan sampai dengan Triwulan I Tahun 2026 capaian throughput PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur sebesar 1,51 juta ton atau 118,69% dari target.
Pencapaian gemilang juga ditorehkan dalam aspek produktivitas operasional, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatatkan kinerja unggul dengan capaian Ton Ship Day (TSD) tertinggi pada segmen curah cair di lingkungan PTP Nonpetikemas 5.132 T/S/D. Capaian ini menjadi bukti nyata telah berjalannya upaya peningkatan kinerja bongkar muat yang tinggi serta optimalisasi operasional dalam mendukung percepatan arus logistik. “Kinerja positif ini menjadi cerminan dari meningkatnya kepercayaan pengguna jasa serta sinergi yang kuat antara perusahaan dan seluruh stakeholder dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan,” ujar Fauzi.
Komitmen Perkuat K3 dan Sinergitas dengan Stakeholder
Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur juga secara aktif melaksanakan customer visit (kunjungan pelanggan). Inisiatif ini bertujuan untuk memahami kebutuhan pengguna jasa serta memperkuat hubungan kemitraan jangka panjang yang padaakhirnya berkontribusi dalam pertumbuhan volume kargo yang berkelanjutan.
Disisi lain, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur terus memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui sosialisasi safety awareness yang melibatkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Kegiatan ini mencakup edukasi prosedur keselamatan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
Untuk mendukung realisasi program safety awareness perusahaan melakukan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pembagian APD kepada TKBM di Pelabuhan Teluk Bayur. Selain itu perusahaan juga melakukan simulasi kondisi tanggap darurat bersama KSOP Kelas II Teluk Bayur dan unsur maritim yang berkepentingan di Pelabuhan Teluk Bayur sehingga diharapkan tercapai budaya kerja yang aman dan profesional.
Rencana aksi terhadap concern K3 ini dituangkan PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur dan stakeholder melalui penandatanganan Komitmen Bersama K3. Implementasi TJSL Teluk Bayur Sebagai bagian dari komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur terus menghadirkan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat.
Salah satu program unggulan adalah penyaluran hewan kurban dan santunan anak yatim kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga upaya mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar. Selain itu, melalui program TJSL Peduli K3, perusahaan turut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja melalui edukasi dan pemberian bantuan perlengkapan keselamatan bagi pekerja di Lingkungan Pelabuhan Teluk Bayur.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur berkomitmen untuk menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi perusahaan dan masyarakat, sekaligus mendukung operasional pelabuhan yang berkelanjutan. Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur akan terus bertransformasi dan memperkuat posisinya sebagai penggerak utama logistik regional yang berkontribusi terhadap konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. (ADV)