HUT Ke-6 PR INDONESIA: Komunikasi Pakai Hati
PRINDONESIA.CO | Jumat, 23/04/2021
HUT Ke-6 PR INDONESIA: Komunikasi Pakai Hati
Ke depan fungsi dan tugas pelaku PR berkontribusi bagi keberlanjutan usaha.
Dok. PR INDONESIA

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Founder dan CEO PR INDONESIA Group Asmono Wikan kembali mengenang masa itu di hadapan para tamu Syukuran PR INDONESIA, Rabu (21/4/2021). Masa di awal majalah ini mewarnai belantika media di tanah air. Humas pemerintah ketika itu masih jauh dari rekan-rekan mereka di swasta dan BUMN.

Hingga puncaknya saat Rudiantara, Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) saat itu, melantik Tenaga Humas Pemerintah (THP), tahun 2016. Nantinya THP yang terpilih ditempatkan di sejumlah kementerian. Tujuannya tak lain untuk mempercepat humas pemerintah menjawab tantangan komunikasi saat ini. Meski banyak menuai pro dan kontra, tetapi suka tidak suka, itulah titik balik humas di lingkungan pemerintah.

Lihatlah hari ini. Terlebih dalam 2-3 tahun belakangan. Humas pemerintah terus bergerak, bahkan dengan kecepatan yang tinggi. PR INDONESIA menjadi saksi. Sejak tahun 2017, media yang memiliki misi “The Bridge of PR Knowledge” ini secara rutin mengadakan ajang kompetisi PR INDONESIA Awards (PRIA). “Selama kurun waktu tersebut, kami bisa melihat perkembangan humas pemerintah. Setiap tahun ada banyak talenta hebat. Jika tidak ada pandemi, kecepatannya bisa jadi lebih cepat,”katanya  

Bicara soal pandemi COVID-19, PR INDONESIA juga menjadi saksi betapa indah dan dahsyatnya dampak kolaborasi. Khususnya, di dunia komunikasi. Di sisi lain, banjir informasi, hoaks, dan kondisi yang masih serba sensitif selama pandemi, membuat pelaku komunikasi tak hanya harus hati-hati berkomunikasi, tapi juga berkomunikasi pakai hati.

Selain dua hal tadi, Kepala Departemen Komunikasi Pegadaian Basuki Tri Andayani menambahkan, harus rendah hati untuk membangun relasi yang senantiasa baik. Khusus kepada PR INDONESIA, ia mengaku bersama timnya sangat terbantu dengan informasi yang dihadirkan oleh media yang berslogan Beyond Reputation tersebut. Ia pun berharap media ini akan makin bersinar dan terus bertumbuh. 

Senada dengan Basuki, Dian Amintapratiwi Purwandini, PR Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), juga menilai PR INDONESIA merupakan media yang konsisten menjadi penggerak untuk mendorong PR sebagai unit strategis di organisasi. “Serta, menjadi forum dan memberikan wadah bagi para pelaku PR untuk terus berkarya,” imbuhnya seraya berharap PR INDONESIA dapat mengadakan forum serupa untuk tingkat eksekutif. 

Sementara sebagai penjembatan pengetahuan bagi para pelaku PR, Kepala Biro Komunikasi Kemenko Marves Andreas Dipi Patria berharap PR INDONESIA, sebagaimana halnya pelaku PR, dapat berkontribusi bahu membanhu menyampaikan pengetahuan yang benar dan tepat kepada publik.   

Apalagi, CEO Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication Firsan Nova menambahkan, ke depan fungsi dan tugas pelaku PR tidak hanya terkait menjaga citra dan reputasi. Lebih dari itu, berkontribusi bagi keberlanjutan usaha. (rtn)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI