Kampanye dalam Senyap
PRINDONESIA.CO | Rabu, 16/10/2019
Kampanye dalam Senyap
Butuh strategi yang matang.
Dok. pngtree

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Pada sisi sebaliknya, teramat jarang kampanye PR berlangsung secara tak berwujud (intangible). Secara teoritik, kerja-kerja komunikasi yang terbuka jauh lebih mudah diformulasikan. Kuantifikasinya juga lebih terukur untuk dihitung. Hal yang demikian sulit terjadi manakala kampanye bersifat senyap. Ukuran kampanye terbuka adalah statistik, angkaangka. Sebaliknya kampanye yang intangible, cenderung lebih banyak memainkan pengaruh secara tidak langsung.

Dalam tradisi politik, kampanye terbuka lebih sering dituding sebagai pencitraan. Sementara ketika ingin melakukan kampanye secara senyap, khawatir dampak elektoralnya tidak optimal. Serba susah memang. Sungguhpun demikian, kerja-kerja dalam senyap acap kali dibutuhkan, yang hasilnya kadang kala bahkan melebihi ekspektasi. Ada banyak merek  (brand) terkemuka kadang kala lebih menyukai melakukan kampanye komunikasi secara senyap. Jauh dari keinginan visual korporat mereka terpapar eksplisit di ruang-ruang publik.

 

Kemaslahatan Publik

Kampanye atau kerja dalam senyap bukanlah sebuah kerja sembarangan. Ia membutuhkan strategi yang matang, sekaligus kalkulasi yang akurat. Bagaikan pekerjaan intelijen yang jauh dari ingar-bingar eksposur media. Umumnya, kerja-kerja (komunikasi) dalam senyap dilakukan oleh merek/korporat yang sudah matang dalam branding. Mereka tidak lagi hanya membutuhkan awareness. Mereka juga tidak terlalu memusingkan lagi soal reputasi.

Beyond awareness. Beyond reputation. Itulah tujuan kerja-kerja (komunikasi) dalam senyap.  Kualitas merek, kompetensi individu, kematangan pelayanan, keberlanjutan bisnis, serta pengaruh luas sang CEO, menjadi kekuatan yang memberi dampak bagi kerja-kerja senyap.

Secara transedental, kerja senyap adalah buah dari keyakinan akan hadirnya berkah dari Sang Maha Pencipta. Jika sudah demikian, ukuran dampak kerja bagi keuntungan komersial perusahaan semata bukanlah tujuan utama. Melainkan dampak kemaslahatan bagi masyarakat yang menjadi tujuan akhir.

Kerja dalam senyap adalah sebuah kerja tak berujung pangkal. Ia bisa berlangsung terus-menerus untuk mengawal kerja-kerja nyata dan terbuka yang sudah terprogram. Kerja dalam senyap adalah misi besar untuk menjadikan kerja nyata makin bermakna.

Tidak tampak, tapi terasa dampak dan manfaatnya dalam jangka panjang. Kerja dalam senyap adalah manifestasi komunikasi menggunakan hati. Sudahkah Anda melakukan hal tersebut? Tabik! (Asmono Wikan)

 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI