Pemenang Best Presenter AHI 2026 Ungkap Penguasaan Materi Jadi Kunci Komunikasi Strategis
PRINDONESIA.CO | Kamis, 15/10/2026
Pemenang Best Presenter AHI 2026 Ungkap Penguasaan Materi Jadi  Kunci Komunikasi Strategis
Para pemenang Best Presenter Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026).
doc/HUMAS INDONESIA

SURAKARTA, PRINDONESIA.CO — Malam puncak Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 yang berlangsung di Balai Tawangarum, Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026), turut memberikan penghargaan Best Presenter kepada peserta yang dinilai punya kecakapan lebih dalam memaparkan materinya selama proses penjurian presentasi. Total terdapat tiga sosok yang dinilai punya penguasaan materi mumpuni dalam AHI 2026.

Yudhistira Nugraha selaku Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai salah satu pemenang Best Presenter, mengatakan, penguasaan materi dan akurasi dalam penggunaan data adalah keterampilan wajib setiap komunikator. Ia menilai penting hal ini karena dapat memastikan publik paham dengan pesan yang disampaikan. “Public speaking itu mindset bagaimana kita bisa menyampaikan pesan-pesan itu secara tepat, akurat, dan tentu sesuai dengan audiens yang sedang kita ajak bicara,” katanya ketika ditemui di sela acara.

Senada, Lead Public Relations PT Bukit Asam (Persero) Anak Agung Yumas Sukmatika juga menilai wajib penguasaan panggung oleh seorang praktisi komunikasi, karena hal tersebut dapat membuka gerbang penerimaan khalayak luas terhadap organisasi. "Ketika kita punya skill komunikasi yang baik, kita akan diterima di mana pun, jadi di mana pun kita berada, apa pun yang kita pelajari, salah satu hal utama yang perlu kita kembangkan itu cara kita berkomunikasi," tegas Yumas.

Latihan dan Latihan

Penguasaan teknik merangkai kata dan menyampaikannya di hadapan publik tidak bisa lahir dalam semalam. Oleh karena itu, Yumas mengajak para komunikator untuk senantiasa berlatih secara mandiri, seperti dengan berbicara di depan cermin. Menurutnya, proses latihan semacam ini dapat menajamkan insting komunikator tatkala menghadapi publik. "Bisa coba dari rumah, bercermin saja dan ngobrol sendiri di depan cermin, lama-lama pasti bisa dari situ," papar Yumas membagikan rahasianya.

Buah dari latihan dan pengalaman itu juga yang dipetik Manager of Public Information and Compliance PT KAI (Persero) Ujang Rusen Permana. Dalam proses penjurian presentasi AHI 2026, Ujang mengaku dirinya dapat menghadirkan narasi yang lugas karena sudah memiliki pemahaman tentang materi dan audiens yang dihadapi. Ia menilai, kemahiran mengemas dan menyampaikan gagasan secara tidak langsung juga akan memengaruhi wibawa organisasi di hadapan publiknya. "Untuk itu, sering-seringlah membaca, belajar, dan berbicara, dalam artian berani bicara dan mengungkapkan ide," tutup Ujang. (Arfrian R.)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI