Taktik Komunikasi Kemendikdasmen dan PT KAI Antar Jadi Pemenang Platinum di AHI 2026
PRINDONESIA.CO | Rabu, 14/10/2026
Taktik Komunikasi Kemendikdasmen dan PT KAI Antar Jadi Pemenang Platinum di AHI 2026
Para pemenang Platinum Winner Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026).
doc/HUMAS INDONESIA

SURAKARTA, HUMASINDONESIA.ID — Ajang Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 telah menganugerahkan total 178 trofi kepada para pemenang pada Kamis (8/10/2026) di Bale Tawangarum, Balai Kota Surakarta. Dari sekian banyak pemenang, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) menjadi salah dua yang berhasil meraih Platinum, predikat yang diberikan kepada pemenang AHI 2026 dengan trofi terbanyak.

Ditemui di sela acara, Kepala Biro Komunikasi Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha mengatakan, deretan trofi yang mereka boyong pada AHI 2026 menjadi bukti keberhasilan perubahan taktik komunikasi publik yang dilakukan institusi. “Ini pertama kalinya Kemendikdasmen mendapatkan Platinum, tahun lalu kami hanya dapat satu trofi Gold,” ujarnya.

Ditanya soal perubahan taktik komunikasi yang disebut belakangan, Yudhistira menjelaskan, pihaknya saat ini telah meninggalkan komunikasi satu arah, dan beralih pada pendekatan yang bertumpu pada pemenuhan kebutuhan publik. Secara jelas ia mengatakan, Kemendikdasmen mentransformasikan komunikasi dari yang sifatnya output-based menjadi outcome-based, dari government-centric, menjadi user-centric dengan berpatokan pada aspek humanis.

Selain itu, lanjut Yudhistira, transparansi juga menjadi satu hal yang saat ini sangat dijunjung Kemendikdasmen. Praktik itu juga yang kemudian mengantarnya kepada penghargaan Best Presenter, ketika ia mampu menyingkap tantangan operasional dan dinamika di lapangan secara terbuka dengan tetap menghormati prinsip-prinsip keterbukaan informasi. “Kami tidak selalu menyampaikan hal-hal yang bagus saja. Kami juga menyampaikan bahwa ada tantangan, dan bagaimana kami menyelesaikan tantangan tersebut,” paparnya.

Humas Sebagai Pendengar dan Manajemen Risiko

Sementara itu, PT KAI (Persero) berhasil memboyong penghargaan Platinum di AHI 2026 salah satunya karena senantiasa menekankan kecepatan, transparansi, dan empati dalam setiap komunikasi publik yang dijalankan. Sebagaimana disampaikan Vice President (VP) Public Relations PT KAI (Persero) Anne Purba, perkembangan isu di tengah lonjakan arus informasi digital hari ini telah memaksa pimpinan komunikasi korporat untuk bergerak cepat sebelum hal tersebut berkembang menjadi krisis. “Bagi kami, corporate communication itu sudah masuk ke manajemen risiko perusahaan,” ucapnya.

Dalam praktiknya, Anne menolak tradisi humas yang sekadar memproduksi siaran pers sebagai pengeras suara lembaga. Menurutnya, dalam lanskap hari ini yang dibutuhkan adalah komunikasi publik empatik, ditambah kesiapan organisasi untuk untuk turun langsung mendengarkan aspirasi publik secara kolaboratif sesuai pedoman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). "Saya melihat saat ini corporate communication itu bukan pengeras suara, tetapi kita justru menjadi pendengar terhadap tuntutan publik kepada kita," tegasnya.

Anne menegaskan, peran humas di era digital menuntut kecepatan antisipasi krisis tanpa terhambat oleh birokrasi yang kaku. Baginya, kecepatan memberikan informasi faktual saat terjadi insiden darurat sangat krusial untuk menyelamatkan reputasi instansi sekaligus memenuhi hak pelanggan. "Akhirnya kita bisa siap memberikan strategi yang baik dengan mengutamakan empati, kejujuran, dan transparansi kepada masyarakat," ujar Anne menutup paparan strateginya. (Arfrian R.).

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI