DBS Indonesia Perkuat Pemulihan Pascabencana lewat Bantuan Rp6 Miliar
PRINDONESIA.CO | Senin, 13/07/2026
DBS Indonesia Perkuat Pemulihan Pascabencana lewat Bantuan Rp6 Miliar
Bank DBS Indonesia memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp6 miliar untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra Barat.
Dok. Bank DBS Indonesia.

JAKARTA, PRINDONESIA.COBank DBS Indonesia memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp 6 miliar untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra Barat. Melalui kolaborasi bersama DBS Foundation dan mitra lokal Plan Indonesia, bantuan tersebut menjangkau 11.475 keluarga atau 67.653 individu rentan di 222 desa selama periode Januari hingga April 2026.

Program bertajuk Sumatra Disaster Relief ini dirancang tidak hanya sebagai respons terhadap kebutuhan darurat, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan masyarakat serta mendukung proses pemulihan jangka panjang di wilayah terdampak.

Presiden Direktur Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong menegaskan bahwa kontribusi perusahaan tidak berhenti pada layanan perbankan, melainkan juga diwujudkan melalui dukungan nyata kepada masyarakat yang menghadapi situasi krisis.

"Bank DBS Indonesia menjunjung tinggi komitmen yang melampaui sektor perbankan. Sebagai mitra tepercaya dalam mendukung ekonomi inklusif, kami memiliki tanggung jawab sebagai menjadi salah satu sumber kekuatan serta pendorong kebaikan yang berdiri bersama komunitas kami, terutama di masa-masa sulit. Kondisi masyarakat di Aceh dan Sumatra Barat dalam melewati masa pemulihan yang krusial ini turut menjadi prioritas kami dalam berkontribusi secara jangka panjang," ujar Lim Chu Chong.

Pelaksanaan program mencakup sejumlah wilayah di Aceh, yakni Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Aceh Utara, serta Kabupaten Agam dan Padang Pariaman di Sumatra Barat. Dalam pelaksanaannya, Bank DBS Indonesia menggandeng berbagai mitra strategis, antara lain Plan Indonesia, Mercy Corps Indonesia, Nazava, Adena Coffee, serta sejumlah organisasi lokal di bawah pengawasan DBS Foundation.

Fokus bantuan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari penyediaan akses air bersih, sanitasi, perlengkapan kebersihan, rehabilitasi sumber air dan jaringan perpipaan, hingga penyediaan hunian darurat serta kebutuhan pokok rumah tangga.

Pemulihan Pendidikan & Perlindungan Anak

Selain itu, program juga memberikan perhatian terhadap pemulihan sektor pendidikan dan perlindungan anak melalui distribusi perlengkapan sekolah, penyediaan ruang belajar sementara, serta bantuan tunai multiguna yang memungkinkan keluarga memenuhi kebutuhan paling mendesak selama masa pemulihan.

Secara keseluruhan, program menjangkau enam kabupaten dengan total penerima manfaat terdiri atas 20.085 anak perempuan, 17.625 anak laki-laki, 12.635 perempuan dewasa, dan 17.308 laki-laki dewasa. Bank DBS Indonesia juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk 356 lanjut usia berusia di atas 50 tahun dan 20 penyandang disabilitas.

Di luar pemenuhan kebutuhan dasar, perusahaan turut memperkuat aspek perlindungan sosial melalui pendampingan psikososial, penguatan ketahanan masyarakat, pelatihan pencegahan kekerasan berbasis gender, serta peningkatan kapasitas sektor pendidikan dalam situasi darurat.

Bank DBS Indonesia juga mendukung koordinasi penanganan bencana bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), platform koordinasi kemanusiaan, dan organisasi masyarakat sipil guna memastikan proses pemulihan berlangsung secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

"Kami berterima kasih kepada Bank DBS Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Plan Indonesia. Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk menyalurkan bantuan secara efektif kepada komunitas yang membutuhkan, terutama bagi kelompok paling rentan. Kami optimis bahwa kemitraan ini akan menciptakan dampak positif yang signifikan sekaligus mempercepat upaya pemulihan masyarakat," katanya.

Program bantuan tersebut merupakan implementasi pilar keberlanjutan Bank DBS Indonesia, khususnya Dampak Melampaui Bisnis Perbankan (Impact Beyond Banking), yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat rentan. Bersama dua pilar lainnya, yakni Perbankan Bertanggung Jawab dan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab, perusahaan berupaya menghadirkan nilai jangka panjang yang tidak hanya diwujudkan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, Bank DBS Indonesia menegaskan bahwa dukungan terhadap masyarakat tidak berhenti pada fase tanggap darurat, melainkan berlanjut hingga proses pemulihan sebagai bagian dari aspirasi perusahaan untuk menjadi Best Bank for A Better World.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI