Penjurian PRIA 2026 Kategori Komunikasi SR: Mengubah Resistensi Budaya Lama
PRINDONESIA.CO | Kamis, 08/01/2026
Penjurian PRIA 2026 Kategori Komunikasi SR: Mengubah Resistensi Budaya Lama
Corporate Communications Analyst Astra Infra Deandra Daniella dalam penjurian PRIA 2026 kategori Komunikasi SR, Rabu (7/1/2026).
doc/PR INDONESIA

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Tantangan terbesar program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau Social Responsibility (SR) sering kali terletak pada resistensi budaya dan kebiasaan lama. Pada penjurian PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026 kategori Komunikasi SR, Rabu (7/1/2026), terungkap bahwa komunikasi persuasif menjadi kunci utama dalam menggeser masyarakat dari kondisi berisiko menuju kemandirian. Dalam konteks ini, perusahaan tidak bisa hanya mengucurkan dana, tetapi harus hadir mengubah pola pikir melalui pendekatan yang memanusiakan manusia.

Sebagaimana dijalankan oleh PT Pertamina EP Jambi Field lewat pendekatan humanis di Desa Pompa Air, Bajubang, Batang Hari, Jambi untuk mengatasi ketergantungan warga pada pengeboran minyak ilegal. Melalui program SR bertajuk PERISAI AIR, Senior Community Development Officer M. Zainul Arifin menjelaskan, pihaknya menawarkan pertanian terpadu sebagai solusi ekonomi alternatif. "Strategi ini berhasil meyakinkan warga untuk beralih profesi demi keselamatan keluarga," tuturnya.

Strategi komunikasi PERISAI AIR menggunakan pendekatan PESO yang terintegrasi. Pada Paid media, Pertamina EP Jambi Field menjalin kerja sama program (sponsorship) dengan Jambi TV. Di sisi Earned media, keberhasilan terlihat dari 15 pemberitaan di media lokal dan nasional, serta apresiasi publik organik yang mengudara melalui Radio BHP 103,9 FM. Namun, untuk Shared media dan Owned media, program ini tidak dijelaskan secara maksimal dari segi kuantitas.

Hal serupa juga dilakukan PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju lewat program Belida Musi Lestari yang fokus pada pelestarian Ikan Belida Jawa. Menyadari keraguan pembudidaya terkait status perlindungan satwa ini, perusahaan pelat merah ini gencar menyosialisasikan Kepmen KP No. 83 Tahun 2024 tentang izin domestikasi. 

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Fauzia menegaskan, edukasi legalitas menjadi fondasi utama agar masyarakat yakin aktivitas budidaya mereka aman dan bernilai ekonomi. Pendekatan ini terbukti efektif dengan terbangunnya 100 persen kepercayaan anggota kelompok, serta keberhasilan domestikasi awal 50 ekor ikan yang melampaui target hingga 166 persen.

Membuka Ruang Inklusivitas

Di sektor infrastruktur, PT Astra Tol Nusantara berupaya menghapus stigma melalui gelaran Astra Infra Sustainability Fest (AISF) 2024. Ajang ini menjadi panggung pembuktian bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi lahirnya karya luar biasa. Corporate Communications Analyst Astra Infra Deandra Daniella menjelaskan, festival ini dirancang untuk membuka mata publik agar memberikan kesempatan setara bagi talenta penyandang disabilitas di dunia industri.

Penilaian kinerja komunikasi dari sisi output pada AISF 2024 berhasil menampilkan 122 karya seni dari seniman difabel dan neurodiverse. Keberhasilan program dalam aspek outtake (respons audiens) tervalidasi melalui kehadiran lebih dari 1.000 pengunjung dengan tingkat antusiasme tinggi. Lebih jauh, sentimen positif audiens terukur jelas dari survei kepuasan yang mencapai skor 4,95 dari skala 5, yang menjadi indikator kuat adanya penerimaan (acceptance) publik terhadap pesan inklusif yang disuarakan.

Ketiga program dan pendekatan yang dijalankan tiga perusahaan di atas menegaskan bahwa fungsi komunikasi korporat telah berevolusi menjadi agen perubahan perilaku atau behavior change agent. Sebab, keberhasilan program tidak lagi diukur sekadar dari jumlah bantuan, tetapi dari terciptanya rasa aman dan kesejahteraan berkelanjutan bagi penerima manfaat.

PRIA 2026

PR INDONESIA Awards (PRIA) merupakan ajang kompetisi kinerja kehumasan/public relations (PR) paling komprehensif di Indonesia yang ditujukan untuk mengukur dan mengapresiasi kinerja komunikasi instansi pemerintahan maupun korporasi sepanjang satu tahun.

PRIA 2026 terbuka bagi peserta dari Kementerian, Lembaga Negara, Pemerintah Daerah (Provinsi/Kab/Kota), BUMN, Anak Usaha BUMN, BUMD, Korporasi Swasta Nasional, Korporasi Swasta Multinasional, Perguruan Tinggi (PTN/PTS), Non Government Organization (NGO), Badan Layanan Umum (BLU), Agensi PR, hingga Satuan Kerja Organisasi/Lembaga.

Adapun kategori yang dikompetisikan pada tahun ini meliputi OWNED MEDIA (Majalah Internal, Video Profil), KANAL DIGITAL (Aplikasi, Website, Media Sosial), MANAJEMEN KRISIS (Praktis, Krisis dan Paskakrisis), LAPORAN TAHUNAN (Annual Report, Sustainability Report), PROGRAM KOMUNIKASI SOCIAL RESPONSIBILITY (Keberlanjutan Bisnis Perusahaan (Sustainability Business), Pemberdayaan Masyarakat (Community Based Development)), PROGRAM PR (Program Marketing PR, Program Government PR, Program Corporate PR, Program Digital PR), DEPARTEMEN PR, PUBLIC AFFAIRS (Stakeholder Management Excellece), dan BEST OF THE BEST ACHIEVEMENT yang akan diberikan khusus kepada korporasi/lembaga/organisasi yang berhasil mendapat trofi terbanyak di seluruh kategori.

Pengumuman dan undangan pemenang PRIA 2026 akan dirikim pada 13 Januari 2026, dan puncak penghargaan akan berlangsung pada 13 Februari 2026.

Ikuti terus perkembangan PRIA 2026 hanya di prindonesia.co dan humasindonesia.id(Arfrian R.)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI