HUMAS INDONESIA menetapkan 55 pemenang FOKUS HIBRA 2026 di Jakarta. Founder dan CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, mendesak BUMD merombak taktik komunikasi menangkal krisis.
JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID — Forum Kebijakan Komunikasi Strategis & HUMAS INDONESIA BUMD Reputation Awards (FOKUS HIBRA 2026) resmi digelar hari ini, Kamis (11/6/2026) di Gedung Peruri, Jakarta Selatan. Founder dan CEO HUMAS INDONESIA Asmono Wikan dalam sambutannya menyorot tajam tata kelola instansi daerah, menyusul kegelisahan yang saat ini melingkupi berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Menurut Asmono, keuntungan bisnis hari ini membutuhkan sandaran kepercayaan publik, dan gelaran ini ditujukan agar BUMD punya kompetensi yang lebih baik lagi demi kontribusi pada kemajuan daerah. "FOKUS HIBRA adalah forum strategis bagi BUMD untuk berkontribusi pada kemajuan daerah melalui penguatan tata kelola bisnis dan komunikasi strategis yang profesional, transparan, dan berdampak," tegas Asmono.
Selaras dengan itu, tambah Asmono, FOKUS HIBRA 2026 juga ingin mendorong kehumasan untuk memainkan peran penting dalam keberlangsungan institusi. Bagi Asmono, fungsi komunikasi harus naik kelas menjadi penentu arah manajemen organisasi demi mengawal ketat keberlanjutan operasional perusahaan. "Dalam situasi seperti ini, fungsi komunikasi tidak lagi menjadi pelengkap organisasi. Komunikasi telah menjadi mitra strategis manajemen dalam menjaga kepercayaan publik, memperkuat reputasi, dan mengawal keberlanjutan organisasi," ucap pria kelahiran Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut.
Barometer BUMD Juara
Gelaran FOKUS HIBRA 2026 digelar dengan suatu standar baru. Forum ini mewadahi pertukaran taktik mitigasi masalah dan strategi komunikasi krisis bagi seluruh praktisi kehumasan daerah. persiapan dan kecepatan merespons gejolak publik menentukan tangguhnya pertahanan sebuah organisasi. Kemahiran memulihkan sisa kepercayaan pelanggan menyelamatkan lembaga dari kehancuran citra. "Kita [perlu-red] memahami bahwa krisis adalah keniscayaan," urai Asmono.
Adapun mereka yang menjadi pemenang dalam FOKUS HIBRA 2026, imbuh Asmono, memikul tanggung jawab besar menjadi teladan birokrasi BUMD se-Indonesia. Keberhasilan korporasi daerah dalam mengelola komunikasi dan reputasi, lanjutnya, akan melahirkan daerah yang lebih maju. "Daerah yang maju akan memperkuat daya saing nasional. Dan pada akhirnya, masyarakat akan semakin sejahtera," jelasnya.
Bagi Asmono, penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan penanda bahwa upaya membangun reputasi dan kepercayaan publik telah berada di jalur yang tepat. "Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi BUMD lainnya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan komunikasi publiknya," kata Asmono merayakan penetapan 55 pemenang FOKUS HIBRA 2026. (Arfrian R.)