Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik Pimpinan, Jakpro Gelar Pelatihan Direksi
PRINDONESIA.CO | Kamis, 22/01/2026
Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik Pimpinan, Jakpro Gelar Pelatihan Direksi
Pelatihan Executive Training on Public Communication & Spokesperson Strategy yang ditujukan khusus bagi jajaran Direksi Jakpro dan anak usaha Jakpro Group, Rabu (21/1/2026), di Taman Ismail Marzuki Jakarta
doc/Jakpro

JAKARTA, PRINDONESIA.CO –  PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda menyelenggarakan pelatihan Executive Training on Public Communication & Spokesperson Strategy yang ditujukan khusus bagi jajaran Direksi Jakpro dan anak usaha Jakpro Group, Rabu (21/1/2026), di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas pimpinan dalam mengelola komunikasi publik secara strategis dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi investasi strategis untuk membangun kesatuan narasi dan komunikasi di seluruh Jakpro Group. “Keberhasilan BUMD tidak hanya ditentukan oleh kinerja penyelesaian proyek dan pengelolaan penugasan, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang konsisten dan mudah dipahami,” jelasnya dikutip dari WARTAKOTALIVE.com, Rabu (21/1/2026).

 

Iwan melanjutkan, sebagai BUMD dengan tujuh anak usaha dan strategic business unit (SBU) yang mengelola proyek dan aset strategis, pihaknya memandang komunikasi publik sebagai jangkar penting dalam menjaga kredibilitas perusahaan sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap program pembangunan di Jakarta.

Kesiapan BUMD

Dalam sesi pelatihan tersebut, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim menekankan pentingnya keselarasan komunikasi antara BUMD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebab, BUMD merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam menghadirkan pembangunan dan layanan publik. Sehingga, pesan yang disampaikan harus mengandung nilai empati dan solusi.

Alumnus New York University itu juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi yang melibatkan satuan kerja perangkat daerah  (SKPD) pemerintah provinsi (pemprov), media, dan masyarakat dalam dialog yang hidup dan interaktif. “Kita harus mampu mengubah tantangan menjadi peluang yang dapat dilakukan jika komunikasi berjalan lancar dan koordinasi kuat dengan Pemprov DKI Jakarta,” ujar Chico.

Pada kesempatan yang sama, Pakar Komunikasi sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) periode 2020-2024 Jojo S. Nugroho menyoroti pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika isu dan potensi krisis komunikasi, khususnya di era keterbukaan informasi serta percakapan media sosial yang bergerak cepat.

Dalam konteks tersebut, lanjut Jojo, kecepatan merespons harus diiringi akurasi data dan disiplin dalam penyampaian pesan agar kepercayaan publik tetap terjaga. (EDA)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI