Bukan Sekadar "Rebranding"
08 Agustus 2018
aisyah
0
Bukan Sekadar
Perubahan harus disertai dengan perubahan budaya perusahaan, cara bekerja dan melayani pelanggan berdasarkan nilai-nilai perusahaan.
Tugu Insurance

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Peluncuran ini tak berselang lama setelah perusahaan yang telah beroperasi selama 37 tahun tersebut dinyatakan resmi melantai di bursa dengan kode saham “TUGU” pada 28 Mei 2018. Malam itu, perubahan diawali dengan diumumkannya Tugu Insurance sebagai merek dagang perusahaan, diikuti perubahan logo warna biru tua, tiga buah anak tangga dengan tiga warna berbeda, dan slogan baru “Reaching the New Heights”. 

Semua perubahan itu menunjukkan semangat baru perusahaan untuk lebih melayani, tidak berhenti berinovasi menciptakan layanan produk yang sesuai dan relevan, sehingga dapat membantu pelanggan mencapai mimpi-mimpi mereka. 

Indra Baruna, Presiden Direktur Tugu Insurance, memahami perubahan logo bukan sebatas berganti baju. Lebih dari itu, harus mampu membuat segenap insan maupun keluarga besar perusahaan terinternalisasi secara efektif dengan filosofi dan tujuan dari revitalisasi identitas korporasi. 

Atas dasar itu pula, baginya, perubahan ini bukan sekadar rebranding, tapi brand transformation. Perubahan harus disertai dengan perubahan budaya perusahaan, cara mereka bekerja dan melayani pelanggan berdasarkan nilai-nilai perusahaan. Nilai perusahaan yang dimaksud Indra adalah Customer Focus, Committed, Clean, Capable, Collaborative, dan Creative (6C). “Kami lebih senang menyebutnya brand transformation—transformasi untuk bekerja lebih baik-- mampu menangani tantangan maupun berbagai peluang di era disrupsi,” katanya. 

Menurutnya, brand transformation ini merupakan keputusan holistik dan strategis dalam rangka menjaga merek. “Tugu Insurance harus menjadi merek yang tangguh. Transformasi ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dan benefit bagi stakeholders,” imbuh Indra. 

Bersinergi
Untuk menerjemahkan maksud dan tujuan perusahaan, selanjutnya tim komunikasi akan bersinergi dengan tim HRD, tim transformasi budaya, dan agent of change terpilih untuk mengimplementasikan program komunikasi internal yang komprehensif dan berkesinambungan sesuai nilai budaya yang telah disepakati. Sebelumnya, perusahaan ini telah melakukan sesi brainstorming di level direksi, dilanjutkan internal workshop dan focus group discussion bersama para personel kunci dan agen perubahan yang dipilih berdasarkan unit kerja, usia, gender, pendidikan, dan lainnya. (rtn)

BACA JUGA
tentang penulis
image profile
aisyah
.
komentar (0)

LATEST POST