Jebakan Bonus Medali
02 October 2016
Ratna Kartika
0
Jebakan Bonus Medali
Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo berikan arahan

Sejak Nurfitriyana dan Lilis Handayani meraih medali perak panahan di Olimpiade Seoul 1988, sejak itulah Indonesia masuk jajaran negara peraih medali Olimpiade. Empat tahun kemudian di Barcelona, Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma meraih dua emas lewat cabang bulutangkis.

Tradisi meraih meraih medali di Olimpiade menjadi sebuah kebanggaan. Sayang, tradisi yang terbangun hanya disumbangkan dari cabang olahraga yang itu-itu saja. Dari Panahan, Bulutangkis dan Angkat Besi.

Kedigdayaan Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN dan terbesar ke-4 di Asia seolah berbanding terbalik dengan prestasi olahraganya. Jelas ada yang salah dalam sistem pembinaan olahraga kita. Sarana dan prasarana olahraga kita sangat minim. Pembinaan berjenjang tidak terprogram. Uji tanding/try out juga jarang. Akibatnya sangat mudah ditebak, yaitu kegagalan.

Pada level SEA Games di ASEAN saja Indonesia sulit menembus tiga besar. Sudah enam tahun ada di peringkat lima. Padahal di 2018 nanti, Jakarta dan Palembang bakal jadi tuan rumah Asian Games. Apa mampu berprestasi? Banyak keraguan menyertai.

Saat ini mata masyarakat dunia tengah tertuju pada Olimpiade Rio, Brazil. Sejauh ini Indonesia telah berhasil meraih medali.  Dua perak Angkat Besi berhasil disumbangkan Eko Yuli dan Sri Wahyuni. Pada akhirnya, atlet ganda campuran bulutangkis Tantowi Ahmad/Liliana Natsir berhasil meraih emas pertama di Rio.

Prestasi yang diraih setiap atlet perlu kita apresiasi, hanya saja konteksnya harus relevan dan visioner. Kalau kemudian setiap medali diganjar hadiah uang miliaran rupiah oleh beberapa pihak, lalu kenapa uang miliaran itu tidak dikomunikasikan di awal?

Alangkah ksatrianya jika pemerintah atau induk cabang olahraga berani menyampaikan di depan atlet dan publik kira-kira dengan bahasa seperti ini: “Olimpiade merupakan puncak tertinggi prestasi olahraga setiap insan atlet. Untuk itu, selama persiapan satu tahun ini pemerintah sudah menganggarkan dana besar yang akan digunakan untuk latihan, uji coba, kompetisi pra-event dan kebutuhan atlet.”

Tradisi komunikasi publik memang jarang diterapkan dalam mempersiapkan cabang olahraga dan atletnya saat akan mengikuti multievent besar. Sedikit sekali cabang olahraga yang melakukan pembinaan berjenjang dan terpola. Miris memang olahraga Indonesia selama ini dikelola dengan cara instan.

Olimpiade bukan ajang untuk mendapatkan reputasi “instan”. Olimpiade justru memberikan ruang pembinaan yang sangat cukup bagi setiap negara untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya setiap empat tahun sekali. Ketika angkat besi memperoleh medali perak, justru medali emasi diperoleh pesaing kita, Thailand.

Sudah saatnya pemerintah dan berbagai pihak yang ingin mengapresiasi prestasi para atlet berhenti memberi iming-iming bonus uang dalam jumlah fantastis. Apalagi sampai dipublikasikan dalam bentuk tayangan iklan. Kondisi tersebut hanya akan menciptakan optimisme semu. Para atlet dan seluruh elemen yang terlibat hanya akan berpikir praktis. Tanpa melakoni pola-pola pembinaan yang lama dan panjang.

Pada akhirnya insan olahraga Indonesia harus memilih. Berani berkorban waktu untuk sebuah pembinaan jangka panjang, atau terus berharap pada bulutangkis? Pilih menjalani proses dengan benar atau instan? Jika pola pembinaan masih instan maka kapan cabang olahraga renang, loncat indah, atletik, balap sepeda, dayung, tinju, kano bahkan sepakbola bisa berbicara banyak pada ajang Olimpiade. Mari kita tanyakan pada rumput yang bergoyang.

 

Oleh: L. Hadi Pranoto 

Pemerhati Olahraga dan Hukum Media.

 

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

TERPOPULER

img ads

FIGUR

WAWANCARA

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: detail/index.php

Line Number: 237

Backtrace:

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/views/detail/index.php
Line: 237
Function: _error_handler

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/controllers/Detail.php
Line: 36
Function: view

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/index.php
Line: 315
Function: require_once

http://www.prindonesia.co/ideas/detail//">

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: detail/index.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/views/detail/index.php
Line: 239
Function: _error_handler

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/controllers/Detail.php
Line: 36
Function: view

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: detail/index.php

Line Number: 242

Backtrace:

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/views/detail/index.php
Line: 242
Function: _error_handler

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/controllers/Detail.php
Line: 36
Function: view

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/index.php
Line: 315
Function: require_once

01 January 1970

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: detail/index.php

Line Number: 246

Backtrace:

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/views/detail/index.php
Line: 246
Function: _error_handler

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/controllers/Detail.php
Line: 36
Function: view

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/index.php
Line: 315
Function: require_once

" alt="

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: detail/index.php

Line Number: 246

Backtrace:

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/views/detail/index.php
Line: 246
Function: _error_handler

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/controllers/Detail.php
Line: 36
Function: view

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/index.php
Line: 315
Function: require_once

" src="

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: detail/index.php

Line Number: 246

Backtrace:

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/views/detail/index.php
Line: 246
Function: _error_handler

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/application/controllers/Detail.php
Line: 36
Function: view

File: /data/application/www.prindonesia.co/ideas/index.php
Line: 315
Function: require_once

http://www.prindonesia.co/timthumb.php?src=http://static.prindonesia.co.id/upload/&w=360&h=293">

PR ON MAGAZINE

LATEST POST