JAMPIRO #4 di Semarang Resmi Dibuka
08 November 2018
Ratna Kartika
0
JAMPIRO #4 di Semarang Resmi Dibuka
PR memiliki peran yang luar biasa karena ikut berkontribusi dalam memberikan arah kehidupan sosial berbangsa dan bernegara.
Freandy/PR INDONESIA

SEMARANG, PRINDONESIA.CO – Acara dibuka oleh founder dan CEO PR INDONESIA Asmono Wikan di Semarang, Rabu (7/11/2018). Di hadapan lebih dari 140 peserta yang merupakan praktisi public relations (PR) se-tanah air, pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS) tersebut mengurai alasan dibalik tema JAMPIRO tahun ini: “Beyond Public Relations from PR 4.0 until DNA Public Relations”.

Menurutnya, hal ini dikarenakan tantangan yang dihadapi oleh praktisi PR saat ini makin hari makin kompleks dan menuntut kompetensi tinggi. Kondisi ini terjadi tak lain disebabkan oleh masifnya perkembangan teknologi dan pola komunikasi yang tidak terkoordinasi dengan baik, terutama di media sosial.

Setiap pesan di media sosial bisa dilihat dari banyak perspektif. Contoh, musibah yang belum lama ini terjadi: tragedi jatuhnya pesawat Lion Air. Namun, di sisi lain, ada juga cerita kesuksesan Presiden Joko Widodo yang berhasil memukau para tamu internasional saat membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank di Nusa Dua, Bali,  “Apa yang terjadi? Dalam waktu yang berdekatan, ada dua peristiwa yang satu sangat pedih dan memilukan, sedangkan lainnya senang. Sebagai seorang komunikator, tentunya kita punya perspektif masing-masing,” katanya.

Untuk itu, PR harus pandai mengambil setiap pelajaran dari kasus-kasus yang telah terjadi. Asmono menyimpulkan terdapat tiga poin utama tentang betapa pentingnya peran PR bagi keberlangsungan organisasi. Pertama, PR adalah profesi yang sangat menjanjikan. Kedua, sangat terhormat. Yang terakhir, sangat strategis. Untuk itu, ia merasa miris jika masih ada orang apalagi CEO yang tidak menjadikan PR sebagai fungsi yang strategis. Penutup, ia mengatakan, “PR memiliki peran yang luar biasa karena ikut berkontribusi dalam memberikan arah kehidupan sosial berbangsa dan bernegara."  

Acara pembukaan dilanjutkan dengan plenary session. Di sesi ini, hadir sejumlah pembicara seperti Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawidu, Presiden Komisaris Kiroyan Partners Noke Kiroyan, General Manager Head of Government and Public Affairs Ogilvy Aries Nugroho, dan Wakil Pimpinan Redaksi Kumparan Rachmadi Ismail.

Esok hari, masing-masing peserta bersiap mengikuti workshop. Tahun ini, PR INDONESIA membuka enam kelas dengan berbagai tema. Mulai dari kelas Strategic PR: “The Future The Future of PR in Industry 4.0”, Government PR: “Mengelola Komunikasi Publik yang Efektif, dari Strategi hingga Evaluasi untuk Penguatan Citra dan Reputasi”, hingga PR Under 30’s: “Mengelola Konten Media Sosial yang Reputatif, dari Strategi hingga Eksekusi”.

Di malam puncak, PR INDONESIA akan memberikan apresiasi tertinggi kepada para pelaku PR dari berbagai latar belakang korporasi dan industri. Menggandeng Pemerintah Kota Semarang, acara yang diperkirakan bakal dihadiri oleh sekitar 400 praktisi PR itu, akan berlangsung di Sam Po Kong, Jumat (9/11/2018). (bil)

 

 

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

LATEST POST