Dyah, Ketua Umum IPRAHUMAS 2018-2021
10 September 2018
Ratna Kartika
0
Dyah, Ketua Umum IPRAHUMAS 2018-2021
IPRAHUMAS diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar-GPR.
Ratna/PR Indonesia

BOGOR, PRINDONESIA.CO -- Pemilihan Ketua Umum IPRAHUMAS kali ini dilakukan melalui pemungutan suara secara on-line. Proses pemilihan diikuti oleh 323 dari 624 anggota IPRAHUMAS dari 16 kementerian, 34 lembaga, dan 55 instansi daerah.

Hasilnya, sebanyak 43 persen atau 138 anggota memilih suaranya untuk Dyah. Jumlah suara atau presentasi yang diraih Pranata Humas LIPI ini mengungguli keempat kandidat lainnya. Antara lain, Pranata Humas Kementerian Keuangan Siko Dian Sigit (26%), Pranata Humas Setjen DPR RI Leidena Sekar Negari (14%), Pranata Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Riski Lustiono (12%), dan Pranata Humas ANRI Tiara Kharisma (5%).

Dyah dikukuhkan menjadi Ketua Umum IPRAHUMAS oleh Rosarita Niken Widiastuti, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Bogor, Sabtu (8/9/2018). Pengukuhan hari itu disaksikan oleh Johan Budi, juru bicara Kepresidenan RI dan Nufransa Wira Sakti, Kepala Biro KLI Kementerian Keuangan. Dengan demikian, Dyah resmi menggantikan Endah Kartikawati.  

Di hadapan seluruh anggota IPRAHUMAS,  Niken menaruh harapan besar. "Semoga IPRAHUMAS sebagai forum penyampaian ide seluruh kementerian, lembaga, dan daerah dapat melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan fungsi pranata humas," katanya. Ia pun berharap IPRAHUMAS dapat mengawal Kemenkominfo untuk mewujudkan peningkatan tunjangan jabatan fungsional bagi pranata humas. Pernyataannya langsung disambut tepuk tangan dari seluruh peserta.

Demikian halnya dengan Dyah. Di masa kepemimpinannya, ibu dari dua anak ini bercita-cita meningkatkan sinergi antar-GPR dan anggota IPRAHUMAS pada khususnya. Sinergi yang memadukan kesukarelaan, kebersamaan, saling membantu, membaur, dan tidak birokratis. Akhirnya, terbuka sekat-sekat antar K/L/D. Ia juga berharap dapat secara berkelanjutan meningkatkan kompetensi seluruh anggota sehingga IPRAHUMAS dapat berkontribusi meningkatkan  peran profesi humas pemerintah agar menjadi lebih diakui dan makin strategis. "Pranata humas adalah populasi sedangkan IPRAHUMAS adalah sampling. Jika IPRAHUMAS baik, maka pranata humas juga akan menjadi baik di mata publik," ujarnya berkesimpulan.

Selain itu, ia melanjutkan, di samping membantu instansi pembina yang berkaitan dengan pemahaman angka kredit dan diseminasi peraturan teknis terkait pranata humas, IPRAHUMAS juga merupakan mitra strategis dalam hal diseminasi narasi tunggal pemerintah.

Pranata Humas Setjen DPR RI yang juga menjadi salah satu kandidat ketua umum, Leidena Sekar Negari, menyampaikan harapannya kepada Dyah selaku ketua umum baru. "Kami berharap IPRAHUMAS dapat bergerak ke arah yang lebih baik dan menjadi penjembatan antara pranata humas dengan Kemenkominfo selaku instansi pembina jabatan fungsional pranata humas," katanya.

Pernyataan Dena, sapaan karib Leidena, diamini oleh Karlina Gusmarani, Pranata Humas Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI, Subang. "Semoga dapat mendorong fungsi organisasi menjadi lebih maksimal, menampung aspirasi dan inspirasi anggotanya, melaksanakan berbagai program yang positif dan inovatif, serta membawa humas pemerintah menjadi makin kompak," ujar ICON PR INDONESIA 2017-2018. (rvh/rtn)

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

LATEST POST