Verve, Kedepankan Metode “Storycrafting” untuk Menggaet Audiens
04 September 2018
aisyah
0
Verve, Kedepankan Metode “Storycrafting” untuk Menggaet Audiens
Peluncuran Resmi Verve Public Relations dengan mengangkat konsep story telling
Dok. Verve

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Menurut Deje, sapaan karib Harry, story crafting lebih relevan dengan audiens di era digital seperti sekarang. Metodenya diawali dari mengolah satu isu ke banyak cerita, kepada target audiens yang berbeda, beragam saluran, dan format yang juga berbeda sesuai kebutuhan. Lalu, apa bedanya dengan storytelling? “Kekuatan storytelling itu ada di crafting-nya, bukan cuma soal bercerita. Selama konten bagus, maka storytelling akan sukses,” katanya.

Dengan upaya itu dan berangkat dari kepercayaan klien terhadap kapabilitas perusahaan, Verve yakin mampu menggaet seluruh segmen audiens dari berbagai generasi. Mulai dari baby boomers, X, Y, Z, hingga alfa. “Verve sukses menjadi bagian dari JWT Bangkok, Thailand. Kami mencoba menerapkan metode yang sama di sini dengan tetap menyesuaikan kondisi klien di Indonesia,” ujarnya. 

Selain itu, untuk menjawab tantangan PR di era disrupsi, Verve menerapkan budaya startup yang fleksibel dan gesit. “Ada tiga prinsip yang kami kedepankan. Yakni, cepat berkembang, merespons dan memberikan hasil,” imbuhnya seraya berharap kehadiran mereka dapat memberikan warna baru bagi dunia komunikasi di Indonesia. (ais)

 

BACA JUGA
tentang penulis
image profile
aisyah
.
komentar (0)

LATEST POST