Strategi Baru Merangkul Media
18 Juli 2018
Ratna Kartika
0
Strategi Baru Merangkul Media
"Perlu ada strategi baru yang dilakukan oleh PR dalam rangka membangun relasi dengan media di tengah era digital," kata founder dan Chief Editor PR INDONESIA Asmono Wikan.
Umar/PR Indonesia

MAKASSAR, PRINDONESIA.CO – PR INDONESIA kembali menyapa para praktisi public relations (PR).  Pertemuan yang dikemas dalam agenda workshop itu berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan kali ini dihadiri oleh sekitar 48 insan PR dari lintas instansi mulai dari kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, hingga korporasi.

Tema tentang membangun engagement dengan media memang sudah jamak dibahas. Namun, PR INDONESIA memiliki alasan khusus yang melatarbelakanginya. Menurut founder dan Chief Editor PR INDONESIA Asmono Wikan, perlu ada strategi baru yang dilakukan oleh PR dalam rangka membangun relasi dengan media di tengah era digital. Faktanya, di tengah banyaknya saluran komunikasi, media masih memegang peranan penting sebagai penjembatan informasi yang dipercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan itu, Asmono menyempat diri untuk bertanya kepada para pembicara yang mengisi materi siang itu. Pertanyaan terkait pengertian media engagement bagi mereka selaku pelaku PR. Menurut Senior Manager Sekretaris Perusahaan BNI Syariah Barno Sudarwanto, salah satu pembicara hari itu, media engagement mengandung satu kata kunci: akrab. Sementara bagi Direktur PDAM Makassar Asdar Ali maknanya adalah keakraban. 

Selain keduanya, PR INDONESIA menghadirkan dua pembicara lain yang mengisi sharing session di hari pertama. Mereka adalah Ani Natalia Pinem, Kasubdit Humas Direktorat Jenderal Pajak dan Henny S. Widyaningsih, Akademisi Komunikasi FISIP Universitas Indonesia.

Esok hari, para peserta akan memulai workshop dengan pemateri Arif Mujahidin, Direktur Komunikasi Danone Indonesia dan Arif Tritura, Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI). Masing-masing akan mengusung tema “A-Z Media Engagement & Rules of Media Engagement” dan “Ragam Aktivitas Media Engagement yang Efektif dan Kekinian di Era Ekosistem PR Baru”.

Di hari ketiga, para peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapat tugas merancang strategi media engagament yang kekinian, lalu melakukan presentasi di hadapan Arif. Workshop ini ditutup dengan penyerahan sertifikat. (rtn)

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

TERPOPULER

FIGUR

WAWANCARA

PR ON MAGAZINE

LATEST POST