Cerdas Mengelola “Brand”
13 April 2018
Ratna Kartika
0
Cerdas Mengelola “Brand”
Dalam mengelola brand, PR harus menyesuaikan konten dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkup audiensnya.
Dok. Grid

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Seperti itulah pernyataan Muhammad Faisal, pendiri Youth Laboratory Indonesia, saat memaparkan hasil risetnya di acara “How to Optimize Your Social Media Presence” di Jakarta, Rabu (11/4/2018). Pergeseran yang dimaksud adalah remaja yang tadinya cenderung pasif dan konsumtif, kini cenderung mencari sosok yang dinilai memiliki kesamaan cara berpikir, ingin menjadi bagian dari komunitas, dan berusaha lebih memaknai informasi yang mereka dapatkan, bukan sekadar mengetahui.

Untuk itu, dalam mengelola brand, PR pun harus menyesuaikan konten dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkup audiensnya. “Termasuk memilih saluran distribusi konten di customer journey mereka,” kata Dani Satrio, Grid Story Factory Head of Strategy. Selain itu, sudah selayaknya PR cermat memilih influencer karena akan berdampak pada brand.  Sebab pada dasarnya audiens tidak terlalu hirau dengan jumlah follower, tetapi lebih mementingkan relevansi konten yang disiarkan oleh seorang influencer dengan diri mereka. 

Lalu bagaimana strategi mengelola media sosial sehingga brand tetap terjaga? Apalagi saat ini mengelola media sosial sudah menjadi aktivitas yang tidak terpisahkan dari PR.  Brittany Bott, Business Development Manager – JAPAC Socialbakers, berpesan tetaplah bereksperimen. Alasannya, sedemikian dinamisnya perkembangan media sosial, strategi yang optimal dijalankan hari ini belum tentu akan relevan di waktu besok. “Intinya, kreatif dan fleksibel,” ujar Britanny.   

Acara ini merupakan rangkaian dari puncak Indonesia Content Marketing Award (ICMA) 2018, ajang yang bertujuan untuk mengapresiasi sekaligus mengukur strategi content marketing lintas instansi/korporasi. Apresiasi ini diselenggarakan kali pertama oleh Grid Story Factory dan Grid Voice, agensi content marketing dan influencer marketing Kompas Gramedia. Hasilnya, dari 12 kategori industri tercatat 38 brand terpilih sebagai pemenang. Adapun skor tertinggi diraih Eiger. Pencapaian itu sekaligus membawa brand apparel dan perlengkapan aktivitas ruang tersebut sebagai brand dengan predikat terbaik ICMA 2018. (rtn)

 

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

TERPOPULER

FIGUR

WAWANCARA

PR ON MAGAZINE

LATEST POST