Karakteristik Unik, Humas Rumah Sakit Dirikan PERHUMASRI
23 Oktober 2017
Ratna Kartika
0
Karakteristik Unik, Humas Rumah Sakit Dirikan PERHUMASRI
Anjari Umarjiyanto, Ketua Panitia penyiapan PERHUMASRI
Dok. Istimewa

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Wacana untuk membentuk asosiasi profesi khusus humas rumah sakit sebenarnya sudah berlangsung lama. Keberadaannya makin dibutuhkan dengan alasan karakteristik organisasi yang unik, ditambah semakin besar tantangan humas menjaga reputasi di tengah era disruptif. 

Anjari Umarjiyanto, Ketua Panitia penyiapan PERHUMASRI, mengatakan, asosiasi ini lahir dari inisiatif sekelompok orang yang telah lulus sertifikasi kompetensi hubungan masyarakat yang digelar oleh PERSI bekerja sama dengan London School of Public Relations (LSPR). Tercatat ada 45  orang berasal  dari berbagai rumah sakit di Indonesia mengikuti dan dinyatakan berkompeten pada ujian kompetensi tanggal 19-20 September 2017 di Jakarta.

Alumni lantas membentuk Panitia yang bertugas menyiapkan nama asosiasi, AD/ART dan rencana pertemuan nasional. "Tugas utama dan pertama panitia adalah menyiapkan nama asosiasi. Sekaligus, berkomunikasi dengan Panitia Hospital Expo," katanya seraya menambahkan setelah pengumuman hari ini,  mereka segera menyiapkan akta pendirian dan persiapan pertemuan nasional.

Keberadaan PERHUMASRI mendapat dukungan dari Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Kuntjoro Adi Purjanto. Ia berharap asosiasi ini dapat menjadi mitra PERSI dalam membangun dan meningkatkan profesionalisme SDM rumah sakit, khususnya humas. 

Dukungan serupa datang dari founder LSPR Prita Kemal Gani. Ia mengimbau agar PERHUMASRI segera menjalin jejaring dengan asoasisi humas lainnya. Sebut saja Perhumas, Asean PR dan Global Alliance. "Saya akan bantu nanti," ujarnya berjanji.

Ketua Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Sutoto juga menyambut baik kehadiran asosiasi humas rumah sakit. Ia berpendapat standar akreditasi membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, tak terkecuali humas.

Dengan adanya asoasiasi ini, ia berharap lahir standar kompetensi  khusus untuk humas rumah sakit. "Dari angkatan kemarin itu, mulai disiapkan training of trainer. Itulah nantinya menjadi cikal bakal," kata Ketua Umum Persi masa bakti 2002-2015.

Apalagi, ia melanjutkan, tugas PERHUMASRI selanjutnya sungguhlah berat. Selain meningkatkan citra rumah sakit, sebagai organisasi, masih banyak pekerjaan dan tugas yang harus segera dituntaskan. rtn

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

LATEST POST