Inilah 11 Tokoh Peraih Insan PR INDONESIA 2016
07 Desember 2016
Ratna Kartika
0
Inilah 11 Tokoh Peraih Insan PR INDONESIA 2016

YOGYAKARTA, PR INDONESIA - Puncak acara Jambore Media dan PR Indonesia (JAMMPIRO) #2 makin meriah dengan adanya apresasi Penghargaan Insan PR INDONESIA yang diberikan kepada para praktisi PR atas kinerja dan kontribusinya yang menginspirasi publik.

Peraih penghargaan ini adalah Arif Prabowo (VP Corcom Telkom), Teddy Poernama (Kementerian BUMN), Tofan Mahdi (Astra Agro Lestari/GAPKI), Ahmad Reza (Bank Mandiri), Yusuf Wibisono (Petrokimia), Boy Rafli Amar (Mabes Polri), Eko Sulistyo (KSP), Nurlaela Arif (Bio Farma), Wianda Pusponegoro (Pertamina), Endah Kartikawati (Iprahumas), dan Yuyuk Adriati Ishak (KPK).

“Untuk pertama kalinya, PR INDONESIA mempersembahkan sebuah penghargaan kepada mereka–insan PR di INDONESIA—yang kami anggap selama satu tahun berjalan, telah memperlihatkan kinerjanya yang membanggakan dan menginspirasi praktisi PR yang lain di negeri ini,” kata Asmono Wikan sesaat sebelum memberikan penghargaan pada acara yang didukung oleh BRI tersebut di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, Kamis (6/10/2016).

Sosok-sosok tersebut, dipandang memiliki kemauan kuat untuk mengontribusikan pemikiran, waktu, biaya, energi, hingga keterlibatannya secara langsung bagi pembangunan kehidupan PR yang lebih modern dan profesional di tanah air, sehingga memberikan pengaruh bagi penguatan reputasi bangsa. “Atas seluruh kontribusinya tersebut, PR INDONESIA menobatkan mereka sebagai Insan PR INDONESIA 2016,” tegas pria yang juga Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu.

Tak Ada Kesenjangan

Ditemui usai menerima penghargaan, VP Corcom PT Telkom Indonesia Tbk Arif Prabowo mengaku bangga mendapatkan apresiasi sebagai Insan PR INDONESIA 2016. Seperti harapan dari penyelenggara, ia pun menginginkan agar tidak ada kesenjangan antargenerasi di dunia PR. Sehingga harus ada suksesi untuk memunculkan tokoh PR secara terus menerus.

“PR itu sangat penting, sehingga PR harus mulai dikembangkan sejak dini secara triangle yaitu akademisi, praktisi, dan media. Ketiganya harus saling connecting, sehingga tidak ada kesenjangan informasi. Dan, PR INDONESIA sudah menjalankan triangle ini,” ujar pria yang sore itu juga mendapatkan kejutan ulang tahun dari panita.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Humas dan Protokol Kementerian BUMN Teddy Poernama yang juga meraih penghargaan Insan PR INDONESIA 2016. “Saya, terus terang, tidak menyangka menerima apresiasi ini. Acara seperti inilah ajang bagi kami untuk membuka jejaring, saling berinteraksi, berbagi informasi, bertukar pikiran, dan solusi antarsesama praktisi PR dari berbagai latar belakang instansi/organisasi,” tuturnya.

Bagi Teddy, masalah utama kehumasan saat ini adalah positioning humas, yaitu level dan aksesnya. “Karena dengan dua hal tersebut informasi bisa didapat lebih utuh untuk menyampaikan pesan yang mengena. Serta, humas dituntut untuk lebih kreatif dan memahami momentum secara tepat di saat arus informasi yang masif dan beragam seperti saat ini,” kata Teddy menambahkan. (irm/nif/rtn)

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

LATEST POST