Berebut Mahkota PR Inspirasional
02 Oktober 2016
Ratna Kartika
0
Berebut Mahkota PR Inspirasional

PT Astra International Tbk dan Pelindo III terpilih sebagai korporasi dengan program public relations (PR) paling menginspirasi tahun 2016 oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). Apresiasi itu diberikan di malam penghargaan The 5th Indonesia Public Relations Awards & Summit (IPRAS) di Aston Hotel, Semarang, Rabu (31/8/2016).

Astra yang mengangkat program PR  bertema “Guruku Inspirasiku, Astra untuk Indonesia yang Lebih Cerdas”, sementara Pelindo III tentang “Surabaya North Quay” dinilai unggul dan mampu memikat hati dewan juri.

Tahun ini, jumlah kepesertaan IPRAS meningkat 100 persen dibanding tahun lalu. Dari 26 korporasi swasta nasional dan multinasional, BUMN/BUMD, Kementerian/Lembaga yang mendaftar, tersaring 24 korporasi yang lolos seleksi administratif. Setelah melalui tahap penilaian konten dan presentasi, dewan juri menetapkan 16 pemenang dari berbagai kategori (daftar pemenang terlampir).

Namun, tingginya antusiasme tersebut disertai catatan. Begitulah kesimpulan yang ditangkap ketua dewan juri Maria Wogsonagoro selama melakukan sesi penjurian. “Pemahaman tentang praktik PR masih kurang mendalam dan menyeluruh,” katanya. “Pada praktiknya, program PR masih sebatas project base, tidak ada keterkaitan dengan di hulu,” imbuhnya.

Universitas Serang Raya Raih IMRAS

Di malam yang sama, SPS juga memberikan apresiasi kepada para akademisi Ilmu Komunikasi melalui agenda tahunan, Indonesia Media Research Awards and Summit (IMRAS). Dalam forum khusus bagi pencapaian sebuah karya ilmiah populer (call for paper) kali ini, 45 akademisi dari 40 perguruan tinggi se-Indonesia berkumpul mempresentasikan penelitian bertema "Tren Pola Konsumsi Media di Indonesia" baik cetak, on-line maupun sosial.

Dari total jumlah tersebut, hanya delapan akademisi yang mengangkat tema tentang media cetak. Jumlah ini menurun signifikan dibandingkan tahun lalu. Menurut ketua dewan juri IMRAS 2016 Sasa Djuarsa Sendjaja, hal ini dilatarbelakangi oleh adanya transformasi era dari konvensional ke digital. “Isu dan bahan referensi mengenai media cetak makin terbatas,” katanya.

Padahal, menurut Ketua Harian SPS Pusat Ahmad Djauhar, forum ini merupakan ajang bagi para pelaku industri media untuk memperoleh potret kondisi riil media cetak di lapangan. Sehingga, kualitas media dalam mewartakan informasi tetap terjaga dan melayani masyarakat dengan baik. 

Untuk menindaklanjuti hal itu, SPS berencana merangkul akademisi untuk melakukan  penelitian yang khusus memotret tentang media cetak dan jurnalisme. Hasil penelitian tersebut kemudian dihimpun dalam sebuah karya berbentuk buku.

Karya ilmiah “Ekonomi Politik Harian Radar Banten: Strategi Komodifikasi Isi, Khalayak dan SDM Menghadapi Persaingan” milik Media Sucahya dari Universitas Serang Raya menjadi pemenang pertama untuk kategori Media Cetak. Sementara Lisa Lindawati dari UGM dan Ester Krisnawati dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga menjadi pemenang pertama, masing-masing untuk kategori Media On-line dan Media Sosial.

Selain itu, SPS juga memberikan apresiasi kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas terpilih sebagai Tokoh Publik Pilihan Serikat Perusahaan Pers (SPS).

Hadir tamu kehormatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo, dan Rektor Universitas Dipenogoro Yos Johan Utama menyampaikan orasi kepemimpinan dalam malam anugerah IPRAS dan IMRAS 2016 itu. (rtn)

 

Pemenang IPRAS 2016

Kategori Korporasi BUMN 

Pemenang I: PT Pelindo III (Persero) - “Surabaya North Quay”

Pemenang II: Petrokimia Gresik (Persero) - “Petropreneur: Merajut Komunikasi melalui Harmoni dan Sinergi untuk Menuai Prestasi bersama Komunitas”

Pemenang III: PT Pertamina (Persero) - “Kesiapan Penyediaan BBM Masa Mudik”

 

Kategori BUMD/Perusahaan Daerah

Pemenang I: PT PLN Bright Batam - “Sosialisasi Layanan Pelanggan Melalui Digital Advertise dan Prekuel Video Viral untuk Meningkatkan Reputasi Perusahaan”

Pemenang II: BPD Kaltim - “Agen Edukasi Bank Kaltim Tahun 2016”

Pemenang III: Bank Sumut - “Fellowship Program Bank Sumut Journalist Academy”

 

Kategori Kementerian dan Lembaga

Pemenang  I: Kementerian Keuangan - “#SADARAPBN”

Pemenang II: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral - “Kampanye Hemat Energi Potong 10%”

Pemenang III: Komisi Pemberantasan Korupsi - “Ngamen Korupsi: Nyanyi Antikorupsi dari Stasiun ke Stasiun”

 

Korporasi Swasta Nasional dan Multinasional

Pemenang I: PT Astra International Tbk - “Guruku Inspirasiku Astra untuk Indonesia Cerdas”

Pemenang II: TOTAL E&P Indonesie - “4C & Deliver: Change Culture, Compete on Costs, Kampanye 4C&D”

Pemenang III:  PT Indosat M2 - “IM2 untuk Indonesia”

 

 

Pemenang IMRAS 2016

Kategori Media Cetak  

Media Sucahya, Universitas Serang Raya, “Ekonomi Politik Harian Radar Banten  (Strategi Komodifikasi Isi, Khalayak dan Sumber Daya Manusia Menghadapi Persaingan)”

 

Kategori Media Online

Juara 1: Lisa Lindawati, UGM, “Pola Akses Berita Online Kaum Muda”

Juara 2: Formas Juitan Lase, UKI, “Universitas Kristen Indonesia Jurnalisme Multimedia Long Form di Media On-line: Analisa Konten Berita Tempo.co Maret-Mei 2016”

Juara 3: Albertus Magnus Prestianta & Adi Wibowo, Universitas Multimedia Nusantara, “Derajat Multi Keahlian (Multiskilling) Jurnalis Online”

 

Kategori Media Sosial

Juara 1: Ester Krisnawati, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, “Komodifikasi Tubuh Perempuan dalam Bisnis Online Shop di Instagram (Studi kasus Iklan @berak di Instragram)”

Juara 2: Putri Limilia & Ikhsan Fuady, Universitas Pajajaran Bandung, “Peran Fitur Anonim Media Sosial dalam Keputusan Penggunaan  Media Sosial di Kalangan Remaja”

Juara 3: Lestari Nurhajati & Cyntia Keliat, LSPR Jakarta, “Sikap dan Etika Pengguna Media Sosial dalam Isu Kebebasan berekspresi”

 

Pemenang Pilihan SPS

Harry Febrian, Universitas Multimedia Nusantara, “Massaging Apps, sebuah Ranah Baru Jurnalisme (Studi Kasus Penggunaan Line di Kompas .com)

Fitria Angeliqa, Universitas Pancasila, “Habitus Remaja dalam Literasi Media On-line”

Atwar Bajari, Universitas Padjajaran, “Bahasa Provokasi dalam Media Sosial Pecinta Klub Sepakbola Tanah Air (Studi etnografi komunikasi virtual pada facebook fans klub fanatik Persib Bandung dan Persija Jakarta)”

 

 

 

BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

LATEST POST