“PR INDONESIA” Raih Gold di ASEAN PR Excellence Awards
29 April 2019
Ratna Kartika
0
“PR INDONESIA” Raih Gold di ASEAN PR Excellence Awards
Asmono Wikan, founder dan CEO
Dok. PR INDONESIA

KUCHING, MALAYSIA, PRINDONESIA.CO – Kesungguhan PR INDONESIA yang selama lima tahun ini konsisten mendukung aktivitas dan kinerja para pelaku PR baik melalui pemberitaan, workshop maupun ajang penghargaan mendapat apresiasi dari The ASEAN Public Relations Network (APRN). Apresiasi Gold untuk kategori Best Print Media Company Supporting PR and Communications Industry ini diterima langsung oleh founder dan Chief Editor PR INDONESIA Asmono Wikan.

Asmono mengatakan, apresiasi ini sungguh menggembirakan karena sedari awal berdiri, media ini memang memiliki misi memperkuat positioning kelembagaan PR sebagai organisasi yang strategis dan dipandang penting oleh manajemen, demikian pula dengan para pelaku yang berkecimpung di dalamnya. 

Ada tujuh kategori lain yang diberikan selain penghargaan yang diterima PR INDONESIA hari itu. Antara lain, Best in PR Programme, PR Practitioner, PR Agencies, PR Campaign, Crisis Management, Online Media Company Supporting PR and Communication, and Government. Penghargaan ini merupakan puncak dari acara Kuching Communique, The ASEAN International PR Conference yang diselenggarakan oleh APRN bekerja sama dengan Alliance for Public Relations and Communications Management dan Institute Public Relations Malaysia (IPRM). Apresiasi diserahkan oleh Menteri Pariwisata Malaysia YB Datuk Haji Abdul Karim Rahman Hamzah, Presiden APRN Prita Kemal Gani dan Presiden IPRM Dato’ Sri Haji Ibrahim Abdul Rahman.

Tahun ini acara yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta dan tamu undangan yang terdiri dari pemerintah, para praktisi PR profesional se-ASEAN dan sekitarnya tersebut mengusung tema “Kuching Communique: Time to Let the Communication, Attention & Tactics (CAT) Out of the Bag!”. Selama sehari penuh agenda yang diawali dengan konferensi ini menghadirkan sejumlah pakar PR terkemuka dari berbagai negara seperti Australia, Selandia Baru, Indonesia, hingga Vietnam. Mereka didapuk sebagai pemateri dalam gelar wicara yang mengangkat berbagai topik PR terkini seperti PR untuk pemerintah, komunikasi kreatif selama krisis, dan strategi transformasi digital dalam industri PR. (rtn)

 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)

BERITA TERKINI