Jelang KNH: Mempersiapkan PR Era 4.0
21 November 2018
aisyah
0
Jelang KNH: Mempersiapkan PR Era 4.0
PR 4.0 harus mampu menjadi storyteller, problem solver, going digital, banyak belajar dan membaca, serta kolaborasi
Dok. PR INDONESIA/ais

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Lima kompetensi inilah yang akan ditekankan di agenda tahunan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS),  Konvensi Nasional Humas (KNH) 2018.

Kompetensi yang dimaksud dikupas oleh Agung Laksamana Ketua BPP PERHUMAS saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/11/2018). Pertama, PR harus mampu menjadi  storyteller, tidak sekadar penyebar rilis media. Kedua, PR yang mampu menjadi problem solver. Ketiga, going digital, karena konten adalah ratu dan raja. “Intinya PR 4.0 harus menjadi produser dan publisher of content,” ujar Director Affairs APRIL itu.

Keempat, jangan pernah cepat merasa puas dan PR harus banyak belajar serta membaca. ”Karena creative is changing,” tuturnya. Terakhir dan tak kalah penting adalah kolaborasi. Sebab, PR tidak bisa berdiri sendiri. “Kita perlu orang advertising, marketing, sales, legal. Semua itu kompleks,” katanya

Benny S Butarbutar, Ketua Panitia KNH 2018 melanjutkan, inilah salah satu alasan pentingnya PR berkumpul di acara ini. "Bersama-sama kita tingkatkan kompetensi praktisi PR, sekaligus melihat peluang dan menjawab tantangan PR ke depan," kata VP Corporate Communication PT Whitesky Aviaton itu.

Apalagi, imbuhnya, tantangan PR ke depan makin berat. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hampir 40 persen pekerjaan humas akan diambil alih oleh artificial intelligance, big data, serta media sosial.

Acara yang melibatkan sejumlah pembicara dari kalangan PR hingga lintas profesi ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 800 praktisi PR. Kegiatan ini akan berlangsung di Jakarta selama dua hari, 10 - 11 Desember 2018. (ais)

BACA JUGA
tentang penulis
image profile
aisyah
.
komentar (0)

LATEST POST